Loading Website
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

15 Tahun di TI, Andreas Diantoro Dipilih Microsoft Indonesia

The Jakarta Post - Andreas Diantoro

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabar penunjukan Andreas Diantoro sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia yang beredar beberapa hari yang lalu akhirnya dikonfirmasi oleh pihak Microsoft Indonesia.Chief Operating Office Microsoft Indonesia, Jami Harest secara khusus menghubungi Kompas.com dan menyatakan Andreas Diantoro akan bergabung secara resmi dengan Microsoft Indonesia pada 15 Februari 2012."Kami telah memilih Andreas Diantoro sebagai Presiden Direktur Microsoft Indonesia yang baru. Kami akan memperkenalkannya secara resmi kepada publik pada tanggal 15 Februari ini," ujar Jami, melalui percakapan via telepon dengan Kompas.com, Senin (6/2/2012).Menurut Jami, keputusan memilih Andreas untuk menjadi pucuk pimpinan Microsoft Indonesia didasari dari pengalaman Andreas di dunia TI selama 15 tahun.Sebelumnya, Andreas menjabat sebagai Managing Director Dell Asia, sejak November 2005 silam. Di Dell, Ia memimpin 23 negara di Asia.Ia juga sempat bekerja untuk Hewlett Packard (HP), sejak 1994. Pada 1999 sampai 2005, ia menjabat sebagai Managing Director HP Indonesia.Andreas Diantoro akan mengisi kekosongan jabatan Presiden Direktur Microsoft Indonesia yang ditinggalkan Sutanto Hartono pada Oktober tahun lalu.Kabar ini sebenarnya telah beredar beberapa hari yang lalu di percakapan jejaring sosial Twitter. Kemudian, kabar yang berasal "kicauan" di Twitter ini dibenarkan oleh Andreas Diantoro sendiri, lewat akun Twitter miliknya @andre_diantoro, Jumat (3/2/2012).Kabar tersebut pun disambut Andreas dan diikuti ucapan selamat dari sejumlah koleganya."Mohon support & doanya yaaaa?," tulis Andreas. Ia mengakui bahwa penunjukan tersebut telah resmi dan akan mulai menjalankan tugas pada 15 Februari 2012 mendatang.

• KOMPAS.com

Posted in: Bisnis,Internet

#Tag : Bisnis Internet

Menkominfo : 5 Alasan Pengguna Twitter Bisa Dipenjara

KRISTIANTO PURNOMO/KOMPAS IMAGES - Tifatul Sembiring

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring menyoroti banyaknya pengguna jejaring sosial Twitter yang menggunakan nama dan foto palsu. Tak hanya itu, banyak juga kicauan tweeps, sebutan pengguna Twitter, yang menurutnya merugikan pihak lain.

Terkait hal ini, politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengingatkan bahwa tweeps yang tak bertanggung jawab dapat dikenai pasal yang terdapat di Undang-Undang (UU) Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Ancamannya mulai 7-12 tahun kurungan penjara. Tifatul pun merinci lima tindakan yang dapat membuat tweeps dituntut secara hukum.

"Pertama, pornografi. Kedua, gambling (judi). Ketiga, ancaman. Keempat, penipuan; dan kelima, blasphemy (penodaan terhadap agama)," kata Tifatul kepada para wartawan di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Tifatul mengingatkan, jika ada pelanggaran secara signifikan, tweeps akan diproses sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Saat ini, kata Tifatul, pemerintah telah melakukan sosialisasi agar para pengguna Twitter melakukan aktivitasnya di jejaring sosial secara bertanggung jawab.

Bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan atas aktivitas seseorang di Twitter tak segan-segan melaporkannya ke pengelola situs jejaring sosial. Dengan demikian, akun yang bersangkutan dapat segera ditutup.

Selain itu, Tifatul juga menyoroti penggunaan bahasa di Twitter yang dinilai tidak standar. "Misalnya 'weh'. Kita tidak tahu ternyata 'weh' itu adalah 'gue'," sambung Tifatul.

• KOMPAS.com

Posted in: Internet

#Tag : Internet

Tarif Internet Turun Tunggu "100 Persen"

Induo/sxc.hu - ilustrasi

JAKARTA,KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, berjanji tarif internet broadband di Indonesia akan turun. Asalkan semua sudah terhubung.Sedangkan saat ini, ujar Tifatul, pembangunan infrastruktur broadband internet di Indonesia baru selesai sekitar 80 persen.Jaringan internet tersebut ditargetkan rampung secara keseluruhan di tahun 2015 sesuai target pencapaian Indonesia Broadband di 2015.Indonesia Timur"Semua jaringan internet (backbone) di Indonesia sudah terkoneksi sekitar 80 persen, menyisakan Manado, Ternate dan Papua," kata Tifatul dalam acara Seminar Internet Sehat dan Aman di Hotel Pullman, Jakarta (6/2/2012).Saat ini, Telkom disebut baru menyelesaikan pembangunan jaringan backbone fiber optic sekitar 82 persen. Di 2012 mereka akan membangun jaringan internet khususnya di kawasan Indonesia bagian timur.Menurut rencana pemerintah, pembangunan infrastruktur jaringan internet tersebut akan meliputi Manado, Ternate hingga Sorong, Papua.Lantas, jaringan tersebut akan dikoneksikan dengan wilayah Merauke, Maluku ke Kupang Nusa Tenggara Barat."Jika pembangunan infrastruktur tersebut rampung, maka jaringan broadband di seluruh Indonesia akan terkoneksi semua. Harga broadband (tarif data) pun akan turun," tambahnya.Tak Bisa DiprediksiKendati demikian, pemerintah tidak bisa memprediksi besaran penurunan tarif akibat pembangunan jaringan internet yang sudah terkoneksi semua di seluruh Indonesia.Selain dengan infrastruktur, pengguna internet di Indonesia yang semakin bertambah menurutnya juga akan menyebabkan penurunan harga broadband di tanah air.Saat ini, Indonesia memiliki hampir 45 juta pengguna internet, naik 21 persen dalam lima tahun terakhir. Sedangkan penetrasi komputer rumah tangga tingkat pertumbuhan-nya 25,8 persen per tahun.Jumlah tersebut menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna baru internet yang tercepat di dunia."Jumlah pengguna internet kita membludak luar biasa, mulai dari 2 juta, 4 juta hingga 45 juta pengguna. Dengan semakin meluasnya pembangunan broadband, maka otomatis juga akan meningkatkan jumlah pengguna broadband di tanah air," jelasnya.

• KOMPAS.com

Posted in: Internet

#Tag : Internet

Indonesia Diprediksi Jadi Pusat Bisnis Online

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR - Indonesia diprediksi menjadi pusat bisnis 'online' berbasis 'e-Commerce' di dunia seiring dengan pesatnya pertumbuhan pengakses internet."Kami yakin dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia akan menjadi pusat bisnis online di dunia. Apalagi sekarang banyak pemain baru yang berekspansi di sektor bisnis ini," kata Arnold Sebastian Egg, pendiri Tokobagus.com, dalam keterangan persnya yang diterima ANTARA di Denpasar, Senin (6/2).Dengan mengutip data BPS, produk domestik bruto (PDB) Indonesia saat ini masih didominasi sektor minyak dan gas, sedangkan sektor internet baru 1,6 persen.Hal itu bertolak belakang dengan peringkat pengakses internet di Indonesia yang berada pada posisi kelima di dunia di bawah China, India, Brazil, dan Belanda."Namun yang menggembirakan, posisi Indonesia itu berada di atas Amerika Serikat yang notabene negara produsen piranti canggih di dunia," kata pemilik situs jual-beli online berbasis e-Commerce tersebut.Oleh sebab itu, Arnold yakin Indonesia akan menjadi pusat bisnis online di dunia karena dari waktu ke waktu pertumbuhan pengakses internet sangat pesat, selain juga makin banyaknya pelaku bisnis di sektor tersebut.Pengusaha muda yang sudah menetap di Indonesia selama 12 tahun itu juga sering kali memberikan kiat suksesnya menjadi pengusaha di bidang situs online."Untuk menjadi sukses pada bisnis ini, dengarkan 'user', tampung keinginan 'user', dan jaga hubungan dengan 'user'. Bahkan, tampilan Tokobagus yang 'user friendly' sekarang ini adalah salah satu contoh komitmen kami untuk menjaga hubungan dengan pelanggan," kata Arnold mengungkapkan.Ia mengungkapkan bahwa dengan jumlah pengunjung yang mencapai 10 juta kunjungan per pekan itu jauh dibandingkan dengan jumlah pengunjung 14 mal besar di Jakarta yang rata-rata hanya dikunjungi 35 ribu pengunjung per hari."Ini sebuah potensi bisnis yang sangat besar. Buatlah konsumen memiliki pengalaman dan kesan yang baik saat mengunjungi toko anda. Itulah yang dilakukan Tokobagus sampai saat ini," kata Arnold.Tokobagus.com merupakan situs jual beli online terbesar di Indonesia yang didirikan di Bali pada 2005 oleh Arnold Sebastian Egg dan Remco Lupker.Saat ini anggota Tokobagus.com mencapai 1,7 juta lebih. Pada awal 2012, Tokobagus.com masuk dalam jajaran 20 besar situs-situs terpopuler di Indonesia.Hal itu tidak lain karena mereka melakukan beberapa perubahan untuk tampilan dan layanannya sehingga menjadi lebih akrab dan mudah diakses, baik dalam versi 'mobile' maupun 'desktop'.• REPUBLIKA.CO.ID

Posted in: Bisnis,Internet

#Tag : Bisnis Internet

Ini Dia 12 Tren Teknologi Informasi Tahun 2012

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Seperti apakah wajah teknologi informasi dunia tahun 2012? Sebuah riset yang dilakukan Fujitsu menemukan ada 12 tren yang diperkirakan akan muncul dan mendorong terjadinya sebuah perubahan di segala aspek.

"Teknologi mobile, layanan Cloud, dan media sosial akan mendatangkan perubahan. Tren-tren itu akan mengubah cara bisnis masyarakat," kata Presiden Direktur Fujitsu Indonesia Achmad Sofwan memberi ilustrasi.

Perubahan itu, kata Sofwan, antara lain terjadi di ranah bisnis. Ia mengambil ilustrasi delivery order Pizza melalui telepon. "Nantinya delivery pizza bukan saja lewat ponsel, tapi juga Internet," kata Sofwan.

Riset itu sendiri melibatkan Global CTO Community Fujitsu, yang terdiri dari para Chief Technology Officer (CTO) dan timnya dalam organisasi Fujitsu di seluruh kawasan dunia. Hasil riset menemukan satu kecenderungan yang menarik. Perspektif yang lebih luas berhasil dihimpun.

Temuan ini, lebih luas dibandingkan apa yang pernah diprediksikan Moore’s Law yang menyatakan bahwa prosesor akan semakin canggih dua kali lipat dari sebelumnya setiap dua tahun. Prosesor hanya satu elemen pendorong perubahan.Tahun 2012, dalam pandangan Fujitsu, akan terjadi banyak perubahan yang diakibatkan oleh kekuatan-kekuatan yang ada di ranah teknologi informasi. Kekuatan dimaksud antara lain teknologi mobile, layanan Cloud, media sosial untuk berbisnis dan ledakan data.Perubahan yang diakibatkan diprediksi akan berlangsung secara disruptif dan membongkar aturan yang berlaku saat ini. Tren ini akan mengubah bagaimana cara bisnis, kota-kota bahkan masyarakat, beroperasi. Ketika semua tren ini berjalan, dunia akan terlihat sama sekali berbeda. Setidaknya, ada 12 trend yang akan mengemuka tahun ini.

Real-time insight

Real-time insight akan menjadi salah satu tren. Ini terjadi karena suatu pandangan bahwa manusia hidup dalam dua dunia sekaligus, yakni dunia fisik dan dunia digital. Dunia fisik adalah tempat di mana kita hidup yang terdiri atas jaringan-jaringan komputer dan peranti mobile.Dunia fisik ini didukung oleh dunia digital yang memiliki kekayaan informasi dan kekuatan analisis. Kini kedua dunia itu semakin menyatu dan tersinkronisasi sehingga mampu menghantarkan wawasan-wawasan baru berbasis data dengan kecepatan tinggi.Implikasinya bagi kita adalah:• Kemunculan sistem-sistem yang mampu “merasakan dan bereaksi” dan tidak hanya bisa melakukan transaksi.• Kita akan menjadi lebih proaktif ketimbang reaktif –misalnya di bidang kesehatan yang akan lebih fokus menjaga kesehatan daripada mengobati penyakit.• Kecepatan sangat penting, dan semuanya akan semakin cepat.Bsnis Tanpa BatasSelanjutnya, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, memungkinkan timbulnya konsep bisnis tanpa batas. Fenomena ini, antara lain dipicu oleh kehadiran cloud computing.Layanan Cloud memungkinkan pengguna umum untuk membangun, melakukan konfigurasi dan mengoperasikan sendiri teknologi. Untuk pertama kalinya, pelaku bisnis bisa menggunakan layanan teknologi secara langsung tanpa perlu menunggu waktu lama dan mengeluarkan investasi di muka yang besar.Hasilnya, pelaku bisnis bisa lebih mudah dan cepat berinteraksi dengan konsumennya. Akhirnya, batasan-batasan yang menghambat bisnis tradisional akan menghilang, batas-batas tradisional seperti pasar, lokasi, organisasi, bahasa atau teknologi akan lenyap.Implikasinya bagi kita adalah :• Pergerakan organisasi akan dimulai dari Cloud dan akan berbasiskan Cloud.• Perusahaan teknologi akan menjadi penyedia utilitas.• Kosakata bisnis akan menggantikan kosakata teknologi, dan bisnis akan selalu menjadi aktivitas yang lingkupnya global.

Komputasi Human Centric

Komputasi yang berpusat pada manusia (human-centric) dan paham konteks akan menghantarkan layanan dan konten secara langsung, walaupun tanpa diminta. Kemampuan ini menjadi jembatan untuk masuk ke dunia digital dan memanfaatkan semua kelebihan dari dunia digital ke dunia fisik.Melalui kemampuan menambahkan konteks, sistem akan menjadi lebih cerdas untuk membantu manusia berinteraksi dengan lingkungan, teman-teman dan komunitasnya. Konteks akan memperkaya pengalaman manusia menjalani kehidupan sehari-hari.Implikasinya bagi kita adalah:• Skema loyalitas konsumen akan berbalik ikut memberikan manfaat bagi bisnis.• Privasi bukan lagi pertimbangan utama–manusia harus memilih keluar (opt-out) sendiri dari layanan otomatis untuk menjaga informasi pribadinya.• Peranti akan lebih mengenal pemiliknya secara lebih dalam daripada pemilik mengenal perantinya.

Informsi Lebih Penting Daripada Teknologi

Kecenderungan lain yang akan mengemuka adalah informasi lebih utama daripada teknologi. Ketika kita membicarakan “Revolusi Informasi” di dunia TI, selama ini kita lebih memperhatikan “T” dari Teknologi daripada “I” atau Informasi. Padahal informasi ini ada di mana-mana.Setiap pergerakan kita menghasilkan data dan selanjutnya meninggalkan apa yang disebut “jejak digital” ke mana pun kita pergi. Jejak digital ini semakin nyata seiring dengan semakin maraknya teknologi sensor dan benda-benda yang terhubung ke Internet. Hasilnya, kita bisa bisa lebih dalam mengeksploitasi informasi.Implikasinya bagi kita adalah:• Informasi, bukan teknologi yang mendorong kita.• Kompetitor akan memahami pelanggan kita atau jauh lebih paham dibandingkan kita.• Kita akan hidup di tengah “perlombaan senjata informasi.”

Mobilitas semakin alamiah

Kita sudah memasuki era pascaPC yang mengubah sama sekali komputasi di tingkat pengguna akhir. Didorong lonjakan pertumbuhan jaringan mobile dan nirkabel, bentuk dan ukurannya semakin bervariasi. Peranti mobile sudah dipakai untuk banyak hal, namun jenis yang digunakan berbeda-beda, bukan satu peranti yang mampu melakukan segalanya.

Personal Cloud akan menyatukan keragaman peranti tersebut –satu-satunya fasilitas online yang menyimpan data dan konteks seseorang, yang bisa diakses dari peranti apapun yang mereka gunakan. Implikasinya bagi kita:

• Kata “mobile” akan kehilangan maknanya (dalam konteks teknologi) karena sudah dianggap sebagai kelaziman.

• PC dan aplikasi berbasis PC akan menjadi kuno.

• Manusia akan menggunakan banyak komputer dalam kehidupan sehari-harinya.

• REPUBLIKA.CO.ID

Posted in: Ilmu Pengetahuan,Internet,Teknologi Informasi

Pada sisi lain, Web tidak hanya menyediakan akses informasi. Web mampu menghubungkan jutaan, bahkan miliaran orang. Crowdsourcing –alihdaya kepada kerumunan- memungkinkan kita menyerap pool sumber daya manusia dan menggerakkan mereka sebagai angkatan kerja dengan berdasarkan penugasan namun tanpa biaya tetap.Seiring dengan perkembangan Web, nilai kontribusi dari grup dan komunitas tersebut semakin tinggi. Seperti halnya peranti lunak open source, kontribusi ini digerakkan kesamaan kepentingan dan minat.Crowdsourcing memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia. Pendekatan ini tidak akan menggantikan pola rekrutmen pada umumnya, namun menawarkan alternatif. Implikasinya bagi kita:• Crowdsourcing akan menyediakan berbagai manfaat sumber daya manusia (dengan skala yang bisa diperbesar atau diperkecil) seperti halnya Cloud computing meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi dari sumber daya teknologi.• Crowd (kerumunan) akan menjadi sumber daya manusia utama.• Model bisnis berbasis kerumunan akan muncul.Organisasi Berubah BentukPerubahan yang sifatnya disruptif yang terjadi di industri teknologi (misalnya melalui Cloud computing, big data, mobile dan media sosial) berpotensi mengubah cara bisnis beroperasi. Akses kepada teknologi tidak lagi membutuhkan investasi besar dalam hal kompetensi, modal atau waktu.Di dalam organisasi sendiri, fungsi-fungsi bisnis mengharuskan pemanfaatan teknologi karena tanggung jawabnya semakin besar. Implikasinya bagi kita:• Organisasi akan bertindak sebagai konsumen dan penyedia dalam ekosistem digital.• CAPEX dan depresiasi akan hilang dari neraca keuangan.• Bisnis dan individu harus mengelola rantai pasok informasi dan mendapatkan nilai dari aktivitas tersebut.

Banyak organisasi yang kemudian memanfaatkan layanan ini dan terus mencari cara untuk mengeksploitasi saluran baru ini sebelum kompetitor mendahuluinya. Tantangan disini adalah ketika memasuki media sosial, organisasi dihadapkan kepada tata nilai yang sama sekali berbeda dari nilai tradisional. Misalnya di dalam bisnis, kita ingin semua hal berlangsung rutin dan bisa diprediksikan. Namun sosial media adalah kebalikannya.Sosial media dikendalikan oleh keinginan dan kepentingan masing-masing orang di dalamnya. Implikasinya bagi kita:• Media sosial akan menjadi sarana utama untuk berkolaborasi.• Batas-batas antara pelanggan dan pemasok akan semakin kabur.• Peranti, aplikasi dan layanan akan bisa mendukung media sosial dan akan membuat kita online secara terus menerus.Komunitas yang Makin Berpengaruh

Seiring dengan meluasnya layanan internet, jejaring sosial dan media sosial , menjadi semakin populer. Dari fenomena itulah, riset yang dilakukan Fjitsu menemukan sebuah perspektif baru tentang pemanfatkan media sosial untuk kepentingan yang lebih luas laggi.

Namun inovasi membawa transformasi ke pasar, dan dengan perubahan yang semakin cepat, pendekatan ini mulai ditinggalkan. Organisasi harus bisa menghadirkan banyak pilihan. Ke depan, organisasi akan menghilangkan batasan-batasan teknologi seperti fat client dan aplikasi yang terpisah dalam banyak silo.Implikasinya bagi kita:• Standarisasi menciptakan lingkungan yang dinamis, tidak statis.• Manusia akan menggunakan teknologinya sendiri di tempat kerjanya.• “Information supply chain” akan menggantikan Reference Architecture.

Ada pandangan bahwa pilihan ibarat pedang bermata dua –di satu sisi ada nilai dari tersedianya pilihan, di sisi lain ada biaya yang timbul. Di masa lalu, organisasi mengelola biaya ini dengan membatasi pilihan dengan solusi-solusi satu untuk semua ukuran –“one size fits all.”

One Size Fits All.

Sebagian besar perubahan yang terjadi hari ini telah mendorong organisasi menembus batas-batas tradisionalnya. Misalnya dalam hal media sosial, Cloud (dan layanan Cloud personal) serta peranti mobile di mana data tidak lagi terikat pada satu teknologi tertentu.Komputasi semakin menjadi sebuah hubungan antara manusia dan informasi dan bukan lagi teknologi sebagai pengelola informasi. Implikasinya pada kehidupan kita:• Data-data pribadi akan memiliki nilai uang dan menjadi mata uang yang mapan.• Keamanan akan berfokus pada manusian dan informasi, bukan kepemilikan dan pengendalian.• Organisasi akan lebih sering melihat ke luar daripada ke dalam.

Tak Lagi Terikat Teknologi Tertentu

Koneksi internet yang semakin meluas dan masif banyak dimanfatkan berbagai kalangan, termasuk diantara para pebisnis. Tidak mengherankan jika dalam lima tahun terakhir ini tumbuh pesat toko online.Seiring dengan menjamurkan toko online konsep B2C atau bussines to consumer makin marak pula. Secara sederhana B2C adalah suatu usaha atau bisnis yang menjual produk atau layanan secara langsung kepada end user.Toko online dan B2C, merupakan gelombang baru dalam berbisnis antara lain karena mampu menyediakan mekanisme yang sederhana untuk berjualan produk dan layanan. Untuk pertama kalinya, organisasi bisa bertukar layanan dengan sesamanya. Model transaksi akan mendorong nilai dan efisiensi secara lebih besar.Implikasinya bagi kehidupan kita:• Adalah pasar yang mendefinisikan layanan dan kualitas layanan tersebut.• Pilihan aplikasi akan berubah secara berkala.• Hubungan bisnis yang dinamis akan menjadi norma (tidak lagi aliansi statis).

Bussines to Consumer (B2C)

Terkoneksinya aneka peranti ke internet merupakan perspektif ke lima versi Fujitsu yang akan menjadi tren dan mengubah teknologi informasi sepanjang 2012. Mengutip berbagai studi, Fujitsu memperkirakan bahwa tahun ini ada sekitar 4 miliar peranti yang terhubung dengan internet. Jumlah perangkat yang terkoneksi dengan internet akan mengalami peningkatan yang signifikan.Diperkirakan jumlah ini akan melonjak menjadi 15 miliar pada 2015 dan 20 miliar pada 2020 seiring dengan turunnya biaya prosesor dan pemancar nirkabel. Kemampuan koneksi bukan lagi monopoli komputer, tetapi semua mesin seperti vending machine, meteran parkir bahkan tempat sampah- akan mampu memancarkan informasi tentang status lingkungan di sekitarnya baik secara pasif, responsif bahkan secara otonom.Hasilnya adalah dunia yang penuh dengan benda cerdas. Implikasi bagi kita atas fenomena itu adalah:• Mayoritas benda yang terkoneksi ini tidak memiliki pengguna manusia sehingga tidak memiliki antar muka pengguna manusia.• Adalah mesin, bukan manusia yang akan lebih banyak memproduksi data di Internet.• Hidup kita akan tergantung dari aliran informasi dari benda-benda dan mesin-mesin ini.

Internet telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Bila kemudian muncul pertanyaan, berapa peranti di dunia ini yang terhubung dengan internet.

Koneksi cepat akan tunjang industri konten Internet

Jakarta (ANTARA News) - Indonesia memiliki potensi dan peluang yang sangat besar untuk mengembangkan industri konten Internet, namun diperlukan broadband atau koneksi internet transmisi data berkecepatan tinggi. "Broadband atau koneksi Internet transmisi data berkecepatan tinggi sangat penting, dan sangat berpotensi untuk mengembangkan industri konten Internet di Indonesia," kata Ketua Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel), Setyanto Santosa, di Jakarta Rabu.Setyanto mengatakan bahwa industri konten Internet merupakan industri yang memiliki peluang besar di masa sekarang, dan bisa dikatakan, untuk memulai industri tersebut tidak perlu mencari pekerjaan. "Untuk menjalankan industri ini, seperti membuat game di Internet hanya perlu duduk dan bekerja di depan komputer dengan koneksi Internet berkecepatan tinggi, dan bisa langsung menjual konten tersebut," tambah Setyanto. Setyanto mengatakan bahwa pentingnya broadband tersebut, sudah dia suarakan sejak lima tahun yang lalu karena dia beranggapan bahwa dengan adanya broadband tersebut industri konten internet bisa hidup. "Namun, syaratnya hanya satu, broadband tersebut harus tersedia di rumah-rumah dan saya yakin dengan tersedianya broadband di tiap-tiap rumah, maka generasi muda akan mulai berkreasi untuk menghasilkan konten Internet tersebut," kata Setyanto. Untuk membangun broadband, lanjut Setyanto, telah ada konsep ICT Fund yang merupakan skema penggalangan dana yang dihimpun dari 1,25 persen pendapatan kotor seluruh penyelenggara telekomunikasi di Indonesia untuk program Universal Service Obligation (USO). "Dana dari ICT Fund tersebut bisa dipergunakan untuk membangun broadband di daerah-daerah yang belum bisa dibangun oleh para operator," lanjut Setyanto. Namun, kata Setyanto, untuk segera melaksanakan pembangunan tersebut cenderung lama pada proses tender, dan sudah seharusnya ada langkah khusus agar tender bisa dipercepat. Dalam kesempatan yang sama, konsultan senior Frost & Sullivan, Iwan Rachmat, mengatakan bahwa pada tahun 2016 mendatang, pertumbuhan broadband di Indonesia diproyeksikan mencapai 60 persen yang didorong oleh penggunaan dan turunnya harga telepon genggam, meningkatnya pengguna sosial media dan jual beli online. "Pertumbuhan broadband di Indonesia akan mencapai 60 persen pada tahun 2016, dan hal tersebut didorong oleh penggunaan dan turunnya harga telepon genggam, meningkatnya pengguna sosial media dan jual beli online," kata Iwan. Iwan mengatakan bahwa penggunaan internet akan tumbuh kurang lebih sebesar 29,7 persen pada tahun 2010-2015, sementara untuk penggunaan koneksi data juga akan tumbuh sebesar 21,9 persen di tahun 2011-2016. "Baik peningkatan penggunaan internet ataupun koneksi data tersebut didorong oleh meningkatnya pengguna sosial media dan segala sesuatu yang tersedia di internet," tambah Iwan.(V003)• ANTARA News

Posted in: Internet

#Tag : Internet

Experia Net Label ITB, Promosi Gratis Musik Etnik

Tampilan situs net label Experia.

TEMPO.CO, Bandung- Mahasiswa Institut Teknologi Bandung, Archie Anugrah, 21 tahun, membuat net label bernama Experia. Tujuannya untuk melestarikan musik etnik Indonesia dan mengenalkan para pemain musiknya ke seluruh dunia lewat Internet. Semuanya dirancang serba gratis. Experia Net Label baru meluncur Januari 2012 di jagat maya.

Posted in: Internet,ITB,Situs

• TEMPO.CO

Menurut Archie, net label itu dibuat sebagai media publikasi musik-musik bernuansa etnik Indonesia serta musik eksperimental. "Net label bukan ide yang baru, tapi yang saya bikin ini khusus musik etnik Indonesia agar tidak diaku orang lain," katanya kepada Tempo, Kamis, 16 Februari 2012.Situs http://experialabel.wordpress.com buatannya itu berfungsi sebagai wadah penampung. Archie menerima kiriman karya musisi atau kelompok musik etnik Indonesia dalam bentuk suara berformat mp.3. beserta data lengkap identitas pengirimnya. Karya bisa berbentuk sebuah lagu, album, atau kompilasi. Setelah lagu itu dipastikan benar karya pengirim, Archie mengunggahnya di net label. Seluruh proses itu gratis."Kalau ada pengunduh yang mau memakainya untuk komersil, tetap harus seizin pemilik karya," katanya. Karena itu, kiriman lagu harus disertai informasi yang jelas hingga nomor kontak orang yang bisa dihubungi. Data lengkap itu juga untuk memudahkan interaksi antarmusisi etnik di Indonesia. "Kalau ada yang butuh pemain suling lagu Sunda atau karinding, misalnya, jadi gampang dia nanti ngontaknya," ujar mahasiswa teknik informatika angkatan 2008 itu.Namun sejumlah musisi atau kelompok musik etnik yang diajaknya masih ada yang ragu atau enggan. Alasannya, karena lagunya bakal diunduh gratis oleh siapa pun. "Keuntungan uangnya memang tidak ada dari pengunduhan lagu sebab semua gratis," katanya.Namun orang di seluruh penjuru dunia jadi bisa mengenal musik etnik Indonesia sekaligus para musisinya, sehingga terbuka peluang kerja sama bermusik atau berpentas. Archie mengatakan sosialisasi dan edukasi manfaat net label ini menjadi tantangan berat. Apalagi proyek idealis dan gratis tersebut baru bisa dijalankannya sendiri. Walau begitu, dua kelompok musik etnik asal Bandung dan Malang, Artmoschestra Digital Ethnic, telah bergabung. Album berjudul album Nagara Kretagama United Jilid I berjumlah tujuh lagu sudah bisa diunduh gratis. Pembuat album itu, Redy Eko Prastyo, mengaku tak rugi.“Saya ingin berbagi ke siapa saja,” katanya. Sebelumnya, ia membuat album itu dalam bentuk cakram padat sebanyak 2.000 keping. Peredarannya pada kalangan terbatas, seperti komunitas musisi etnik dan eksperimental. Sejak diunggah gratis, rekan pemain musik sejenis dari Indonesia dan Inggris, Jerman, serta Amerika menyatakan tertarik dan menanyakan album berikutnya yang segera ia luncurkan. Selain itu, musiknya juga diminati para pembuat film independen dan makin diminta berpentas di sejumlah kota. “Efektif juga buat promosi musik saya,” ujarnya.(ANWAR SISWADI)

#Tag : Internet ITB Situs

2012, Telkomsel Ingin Bangun 100 Broadband City

Jakarta - Memasuki tahun 2012, jajaran manajemen operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel telah mengambil ancang-ancang untuk meningkatkan layanan data bagi pelanggannya yang kini telah mencapai lebih dari 107 juta.

Rencana ini berawal pada tahun 2010 dengan membangun 25 broadband city, kemudian ditingkatkan menjadi 45 broadband city pada 2011, dan tahun 2012 ini menargetkan 100 broadband city di seluruh Indonesia.

Jika rencana ini terealisasi, maka pelanggan Telkomsel diklaim akan berselancar, mengunduh maupun mengunggah data di internet dengan lebih lancar.

"Manajemen puncak Telkomsel telah menyadari bahwa pasar seluler di Indonesia sudah mencapai tahap maturity dengan total pelanggan selular di Tanah Air mencapai 250 juta," papar Ricardo Indra, Head of Corporate Communications Division Telkomsel.

"Karena itulah kami terus mengembangkan layanan data dan VAS (value added service) yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini," imbuhnya, dalam keterangan tertulis, Minggu (19/2/2012).

Telkomsel sendiri mengaku berfokus pada peningkatan pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan komunikasi seluler di luar layanan dasar suara dan teks. Terlebih, broadband kini telah bergeser menjadi basic service bagi pelanggan.

"Pemegang saham secara berkelanjutan mengukur serta memonitor kinerja perusahaan. Oleh karenanya, Telkomsel menerapkan proses bisnis terbaik untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat," lanjut Ricardo.

Pada kesempatan lain, dalam pemaparan Outlook Telekomunikasi 2011, Kamilov Sagala dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI) berpendapat bahwa industri telekomunikasi selular Indonesia sejak 2011 akan memasuki fase kritis karena penetrasi pengguna secara total sudah melebihi populasi.( ash / ash )

• detik

Posted in: Internet,Telkomsel

Telkom Flexi Kembangkan Broadband CDMA

"Dana sebesar itu ditanamkan pada tahap pertama yang pembangunannya dimulai triwulan IV 2011 dan terealisasi pada tahun ini," kata Executive General Manager Telkom Flexi Masud Khamid, di Denpasar, Senin (20/2).

Dia menjelaskan, penanaman modal untuk jaringan data itu pada tahap pertama hanya dilaksanakan di 10 kota besar di Indonesia.

Kota yang menjadi sasaran pada tahap pertama tersebut, tambah Masud, adalah Denpasar, Makasar, Banjarmasin, Malang, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Pekanbaru dan Medan.

"Apabila respons dari masyarakat sangat baik dengan adanya fasilitas tersebut maka kami berencana akan menambah di 21 kota lainnya di Tanah Air," ujarnya.

Dengan demikian, diharapkan menjadi 31 kota di Indonesia dapat tersentuh fasilitas jaringan data CDMA itu.

Untuk penambahan jaringan di 21 kota tersebut, ucap dia, jumlahnya sekitar dua kali lipat dari dana yang diinvestasikan pada tahap pertama. (Ant/OL-9)

• MediaIndonesia

Posted in: Internet,Telkom

#Tag : Internet Telkom

Menkominfo: Jangan Mau Jadi Kuli Saja

Tapi, lanjutnya, mereka harus mampu menciptakan sesuatu yang bisa dijual dan bermanfaat bagi masyarakat global.

"Dulu kita memang menjual barang mentah atau gelondongan, tapi sekarang kita harus berinovasi agar tidak selalu menjadi bangsa kuli," kata Tifatul saat memberikan sambutan di Diskusi ICT For All di Aula Pangeran Kuningan Grha Citra Caraka Telkom, Selasa (22/2/2012).

Hingga saat ini, bisnis ICT dipandang sebagai bisnis yang cukup menguntungkan dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang cukup besar.

Bagaimana tidak, pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 6,5 persen, industri ICT di Indonesia justru tumbuh 13,2 persen.

"Ini berarti industri ICT bisa tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Potensinya begitu besar," kata Tifatul.

Mengutip riset dari Bank Dunia tahun 2009, sekitar 10 persen penetrasi broadband di suatu wilayah akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 1,38 persen.

Sementara investasi IT di suatu negara yang mencapai 1 persen, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3 persen.

Dengan demikian, pemerintah memandang penting untuk meningkatkan bisnis ICT dan ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Selain itu, bagi masyarakat yang memiliki inovasi di bidang teknologi, maka pemerintah akan memfasilitasi kelanjutan inovasi teknologi tersebut.

Tifatul mencontohkan, Fahma Waluya Rosmansyah, pembuat game bertemakan antikorupsi, Raid The Mice, yang juga membuat aplikasi di Ovi Store milik Nokia.

"Kami mencari orang-orang seperti Fahma ini. Jadi kita tidak hanya dijadikan pasar yang empuk bagi bisnis ICT tapi juga bisa memberikan nilai tambah (value added) bagi bisnis ICT," jelasnya.

KOMPAS.com

Posted in: Bisnis,Internet

#Tag : Bisnis Internet

Tifatul: Kenapa Koneksi Kita "Lemot"?

KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mempertanyakan mengapa koneksi jaringan telekomunikasi lambat. Operator harus waspada.

Hal itu disampaikannya saat membuka Diskusi ICT For All di Aula Pangeran Kuningan Grha Citra Caraka Telkom, Selasa (22/2/2012).

"Kenapa koneksi jaringan kita lemot? Karena pertumbuhan jumlah pengguna telepon selulernya melebihi jumlah infrastruktur. Ini yang harus diwaspadai oleh operator," katanya.

Menurutnya, pertumbuhan pengguna seluler di Indonesia naik begitu cepat. Bahkan tidak sebanding dengan pertumbuhan pembangunan infrastruktur internet di tanah air.

"Saat ini rasio jumlah telepon seluler dengan jumlah penduduk di DKI Jakarta mencapai 1,8. Jadi rata-rata penduduk Jakarta memiliki dua telepon seluler," kata Tifatul saat memberikan sambutan di

Bahkan, sudah menjadi tren di masyarakat Jakarta untuk membawa telepon seluler lebih dari satu, baik yang mendukung koneksi jaringan GSM, maupun CDMA.

Dengan pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler di tanah air yang semakin cepat, Tifatul meminta kepada para operator untuk meningkatkan kapasitas jaringan yang dimiliki.

Ketidakseimbangan antara pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler dan pertumbuhan infrastruktur akan menyebabkan koneksi jaringan menjadi lambat.

Sekadar catatan, jumlah pengguna telepon seluler di tanah air dari tahun ke tahun naik begitu cepat, mulai dari dua juta penggguna, 10 juta pengguna, 20 juta pengguna, hingga 45 juta pengguna di akhir tahun lalu.

Sementara pertumbuhan infrastruktur jaringan tidak bisa naik secara eksponensial seperti pertumbuhan jumlah pengguna telepon seluler.

Bisnis IT meningkat

Hingga akhir 2011 lalu, bisnis IT menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi yang cukup besar bagi Indonesia. Bagaimana tidak, pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya sebesar 6,5 persen, industri ICT di Indonesia justru tumbuh 13,2 persen.

"Ini berarti industri ICT bisa tumbuh hampir dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Potensinya begitu besar," kata Tifatul.

Mengutip riset dari Bank Dunia tahun 2009, sekitar 10 persen penetrasi broadband di suatu wilayah akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sekitar 1,38 persen.

Sementara investasi IT di suatu negara yang mencapai 1 persen, akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3 persen.

"Dengan pertumbuhan ekonomi nasional dan bisnis ICT yang positif itu, wajar saja negara kita banyak dilirik oleh bangsa lain, bahkan operatornya," jelasnya.

Saat ini, Saudi Telecom Company sudah masuk ke Axis, Qatar Telecom masuk ke Indosat dan Axiata Malaysia masuk ke XL.

"Tidak hanya warga negara kita yang merantau menjadi TKI di luar negeri. Tapi mereka juga mencari makan di sini, tapi melalui operator itu," jelasnya.

KOMPAS.com

Posted in: Ilmu Pengetahuan,Internet

Dwarapala, Mengusung Kemudahan Membuat Toko Online

Didik Purwanto/Kompas.com - Diki Irawan menjelaskan Dwarapala dalam event Tekno Idea yang diadakan di The Lounge XXI, Plaza Senayan, Kamis (23/2/2012).

KOMPAS.com - Memiliki ide saja tidak cukup. Ide harus diceritakan kepada orang lain, dianalisa, lalu dikembangkan dan diwujudkan.

Proses menciptakan ide menjadi sesuatu yang nyata merupakan hal yang harus dijalani, meskipun dianggap tidak mungkin bagi orang lain.

Begitulah ide, menurut pemikiran Diki Irawan, pendiri Dwarapala.com. Diki menjadi salah satu yang mempresentasikan idenya di acara Tekno Idea yang digelar di The Lounge XXI, Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Sempat memburu rezeki di negeri orang, Diki kembali ke Indonesia karena ingin mewujudkan idenya sendiri. Ia melihat banyak produk lokal yang bagus dengan pasar yang luas.

Dari situ, ia berkeinginan memudahkan pemilik produk itu agar bisa berjualan di internet. Konsepnya seperti Blogspot, cukup beberapa langkah sederhana, siapapun bisa berjualan.

Diki mengatakan, dengan Dwarapala, hanya dalam 30 detik setelah pengguna bisa memiliki toko online. Pengguna pun tak perlu memikirkan hal-hal di belakang layar.

Diki ingin memudahkan calon pebisnis online untuk bisa memulai usahanya tanpa memikirkan masalah teknis. Fasilitas inventory management, store management hingga tracking pun sudah disiapkan.

Menurut Diki, e-commerce adalah sebuah sistem yang terpadu dan bukan sekadar marketplace. Sebuah sistem e-commerce menggabungkan marketplace, online store hingga social media.

Diki optimis idenya akan dilirik oleh para pebisnis online yang mengutamakan kemudahan. "Saya melakukan analisa, brainstrorming, analisa, brainstorming, jadi prosesnya memang cukup panjang," tutupnya.

KOMPAS.com

Posted in: Bisnis,Ilmu Pengetahuan,Internet

Blogger DIharapkan Juga Punya Kode Etik

Andrew Malone/flickr/CreativeCommons

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Pers mendesak komunitas penulis Blogger untuk memiliki kode etik penulisan blog.

Meski Blogger merupakan jurnalisme warga, hal itu dilakukan agar ada standardisasi penulisan di dalam blog.

Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers Agus Sudibyo menjelaskan kode etik itu diperlukan bagi blogger.

"Blogger seharusnya juga punya kode etik. Memang saya akui ini akan sulit," kata Agus dalam Annual Conference Online Media, Media Online: Antara Pembaca, Laba dan Etika di Hotel Le Meridien Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Selama ini, memang sudah ada komunitas Blogger yang memiliki inisiatif untuk menyebarkanluaskan kode etik wartawan. Namun akan lebih bagus lagi jika disesuaikan dengan blog.

Agus juga meminta penyusunan kode etik tersebut bisa dengan bantuan dari Dewan Pers sehingga akan selaras dengan aturan yang dibuat untuk wartawan secara umum.

"Selama ini kita hanya memiliki aturan soal pedoman media cyber yang dikhususkan untuk forum atau blog yang dimiliki oleh media online," jelasnya.

Dalam aturan tersebut telah diatur tata cara moderasi dan tipe-tipe postingan yang tidak boleh melecehkan suku, agama dan ras.

Dengan pembuatan pedoman aturan tersebut atau kode etik jurnalisme warga, maka tidak akan ada lagi seperti kasus Prita Mulyasari.

Beberapa tahun lalu Prita disomasi oleh Rumah Sakit Omni Internasional gara-gara menulis tentang rumah sakit tersebut di surat pembaca.

"Kasus-kasus seperti Prita ini juga masih grey area. Sehingga kita memandang perlu untuk melindungi masyarakat," jelasnya.

KOMPAS.com

Posted in: Cyber,Ilmu Pengetahuan,Internet

Peringkat web institusi dilakukan di IPB

Makassar (ANTARA News) - Sebanyak 26 Kepala Humas perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia dan sejumlah lembaga pemerintahan dan non lembaga mengikuti Seminar Nasional Pemeringkatan Web Institusi di Institut Pertanian Bogor (IPB). Universitas Hasanuddin (Unhas) termasuk salah satu perguruan tinggi negeri yang hadir dalam acara yang dibuka Wakil Rektor Bidang Riset dan Kerjasama IPB Prof Anas M. Fauzi, di IPB International Convention Centre (IITC) Botani Square Bogor, demikian kata Kepala Humas Unhas Makassar M Dahlan Abukakar melalui telepon selularnya Bogor-Makassar, Senin. Anas Fauzi mengatakan, seminar nasional tentang pemeringkatan web institusi ini pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Kegiatan ini diilhami dengan kegiatan serupa Mei 2011 di Madrid, Spanyol yang dilaksanakan UNESCO. Prof Dr Kudung Boro Seminar, M.Sc, yang juga Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi IPB, yang bertindak sebagai Ketua Panitia Seminar Nasional mengatakan, tujuan seminar menggali informasi tentang filosofi, strategi, dan metodologi untuk pengukuran kinerja web dan keunggulan institusi serta memacu institusi memanfaatkan web sebagai media publikasi dan diseminasi informasi. "Juga untuk mendukung kinerja dan daya saing institusi dalam konteks Open Achieve Initiative (OAI)," kata Kudung Boro. Seminar sehari tersebut diawali penampilan Mansur Sutedjo (Sarjana Ilmu Perpustakaan) dari Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) dengan materi `Strategi Sukses Repository Perpustakaan ITS' dan disusul Prof Dr Lukman Hakim, Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dengan materi "Strategi Sukses Research Centre LIPI". Materi utama dibawakan Dr HC Isidro F. Aguillo yang menyajikan materi "Motivation, Philosophy, Strategy, and Methodology for Webometrics Ranking Cyber-metrics Labs, CSIC, Spanyol". Selain menggelar seminar nasional di ruang dalam IITC Botani Square, tuan rumah IPB juga menggelar pameran mini seputar produk tanaman yang berhasil dikembangkannya seperti jambu biji yang satu buah bisa mencapai berat satu kilogram.(ANTARA)  • ANTARA New

Posted in: Internet,IPB

#Tag : Internet IPB

Roy Suryo kritik kesalahan mobile banking BCA

"Hampir semalam penuh tadi (Rabu malam, Red), fasilitas `mobile-banking` BCA mengalami `error`. Lalu, pulsa seluler konsumen selalu terpotong setiap transaksi yang gagal itu," ungkapnya melalui jejaring komunikasi kepada ANTARA, Kamis pagi.

Akibat error itu, menurut legislator yang juga pakar teknologi informatika ini, banyak konsumen dirugikan.

"Dikontak dari seluruh `provider seluler` yang ada, tetap saja `m-BCA` mengalami `error`. Padahal, pulsa selalu terpotong setiap transaksi yang gagal berjudul `error on script provider` tersebut," paparnya.

Tentang masalah ini, ia pun langsung menginfokan ke khalayak melalui jejaring `twitter`, agar jangan dulu mengontak `m-BCA` guna menghindari kerugian.

"Banyak sekali yang merespons `twitter` tadi malam. Sayang yah, kejadian ini justru terjadi di tengah-tengah suasana `Gebyar 55 Tahun BCA`," demikian Roy Suryo.(M036)

• ANTARA News

Posted in: Ilmu Pengetahuan,Internet

Optimalkan Pelayanan Pelanggan, XL Tangani Pengaduan Melalui Jejaring Sosial

"Ke depan costumer service tidak lagi sebatas pelengkap namun ujung tombak, sehingga optimaliasi dan variasi layanan konsumen menjadi prioritas," kata GM Regional Finance and Manage Service XL Axiata, Alfred Pasaribu, di Bandung, Rabu.

Perubahan dan peningkatan kualitas layanan pelanggan operator seluler itu dilakukan melalui program XL-Care yang mengoptimalkan jejaring sosial tweeter.

Menurut Alfred, pelanggan tidak lagi harus mendatangi costumer service atau menelepon, namun cukup melakukannya melalui jejaring sosial.

Inovasi itu meningkatkan kinerja unit layanan konsumen dalam memberikan solusi atas keluhan sekaligus edukasi kepada pelanggan.

"XL-Care diluncurkan dua minggu lalu, diharapkan memberi solusi dan alternatif untuk mengatasi masalah penggunaan gadget," kata Pasaribu.

Lebih lanjut, Alfred menyebutkan pihaknya sudah melalukan 20 inisiatif untuk peningkatan kinerja costumer service, lima di antaranya langsung dengan pelanggan baik dari sisi sistem, sumber daya manusia, dan proses.

Sementara itu Manager Pengembangan XL Central Region, Indra Ardiyanto, menyebutkan upaya mempercantik costumer service itu menjadi salah satu fokus tahunn 2012, disamping perluasan dan penguatan jaringan. Sekitar 80 persen unit layanan operator itu dilakukan perbaikan dan renovasi.

"Layanan XL-Care akan mengatasi masalah melalui jejaring sosial, dan itu terobosan dalam layanan konsumen," kata Indra yang menyebutkan target solusi dilakukan maksimal dalam 10 menit.

Untuk meningkatkan kualitas jaringan, XL pada 2012 menambah 600 BTS baru di seluruh wilayah Jabar, Jateng dan DIY.

"Target penambahan BTS pada 2012 ini sebanyak 600 BTS, sebanyak 192 unit diantaranya sudah eksisting, sisanya akan dilakukan hingga akhir 2012. Saat ini telah ada sekitar 2.400-an BTS di Central Region," kata Indra menambahkan.

• REPUBLIKA.CO.ID

Posted in: Internet,XL

#Tag : Internet XL

Telkomsel dan Internet Paling Indonesia

detail berita

Memberikan akses data yang mudah, terdepan dan terpercaya diwujudkan dengan hadirnya Voucher Flash Unlimited, voucher khusus layanan paket data unlimited.

“Internet Paling Indonesia merupakan jawaban Telkomsel akan kebutuhan mobile internet yang sesuai karakteristik masyarakat Indonesia. Berbagai inovasi akan terus diberikan untuk mendukung kemudahan pelanggan dalam mengakses data di era Beyond Telecomunication,” jelas Head of Corporate Communication Division Telkomsel Ricardo Indra, melalui keterangan resminya, Sabtu (3/3/2012).

Sampai saat ini Telkomsel telah sukses menggelar layanan broadband di lebih dari 46 kota, dan di tahun 2012 menargetkan untuk menjadikan 100 kota besar di Indonesia sebagai broadband cities.

Membawa Indonesia sebagai bagian dari komunitas broadband terdepan di dunia diwujudkan dengan menyediakan bandwith dengan kapasitas gateway internet internasional dan menggelar jaringan 3G terluas berkualitas terbaik melalui lebih dari 9500 Node B atau BTS 3G yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dari Sumatera hingga wilayah Indonesia Timur.

Dari segi inovasi layanan, Voucher Flash Unlimited hadir untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan SimPATI dan KartuAS untuk mengkases internet kapan saja dimana saja. Dengan menggunakan Voucher Flash Unlimited pelanggan langsung dapat mengakses internet tanpa melakukan registrasi terlebih dahulu.

Pelanggan dapat menggunakan Voucher Flash Unlimited melalui SMS maupun melalui panggilan ke 888, ataupun melalui halaman depan www.telkomsel.com/infoflash untuk modem dan tablet yang tidak dilengkapi fitur sms.

Voucher Flash Unlimited telah tersedia di semua outlet Telkomsel di Indonesia dengan nominal Rp 50,000 dan Rp 100,000,. Voucher Flash Unlimited  hanya dikhususnya untuk penggunaan data sehingga tidak dapat digunakan untuk melakukan panggilan maupun SMS. (tyo)

• Okezone

Posted in: Internet,Telkomsel

"Gantibaju" Buka "Lemari Ilmu" ke Mahasiswa

Binus - CEO GantiBaju.com Aria Rajasa memberikan ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa Binus Universty Jakarta saat Roadshow Nirmana Award

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk mendukung perkembangan desainer tanah air, GantiBaju.com membagikan ilmu kepada mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) Jakarta. Apa saja ilmunya?

CEO GantiBaju.com Aria Rajasa menjelaskan seorang desainer harus memiliki ciri khas tersendiri agar bisa dikenal khalayak umum. Sebagai masyarakat Indonesia, desainer dituntut untuk bisa membuat desain yang lebih mencirikan khas Indonesia.

“Ada pentingnya di mana seorang desainer bisa kembali membangun daerah atau negara kita meskipun sudah sukses di tempat lain”, ujar Aria.

Ketika mendirikan GantiBaju.com, Aria sudah mengerti bahwa desain baju yang akan dibuatnya nanti akan lebih mencirikan khas nilai-nilai Indonesia.

Dalam hal ini, Aria menganggap bahwa ada semacam rasa tanggung jawab sosial yang penting untuk dimiliki oleh seorang desainer.

Selain membangun daerah, tanggungjawab sosial yang bisa dilakukan oleh seorang desainer, kata Aria, adalah membuat desain yang dapat bermakna bagi banyak orang.

Ketua Asosiasi Desain Grafis Indonesia (ADGI) Jakarta Bima Shaw menambahkan sebuah desain harus memiliki pesan dan harus dapat berkomunikasi dengan baik. Sehingga desain tersebut akan memiliki nilai yang tinggi bagi masyarakat yang memakainya.

Bima mencontohkan seperti desain yang mengangkat unsur kuat karakter Indonesia dapat menjadikan nilai bagi masyarakat.

“Seorang desainer diharuskan tak malu dan ragu mengangkat unsur Indonesia. Tunjukan pada dunia kalau Indonesia itu keren melalui media desain”, jelasnya.

Berbagi pengalaman ini dilakukan oleh GantiBaju.com kepada 72 mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Bina Nusantara (Binus) pada 8 Maret 2012 lalu. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka roadshow Nirmana Award.

Nirmana Award merupakan ajang apresiasi desainer muda. Acara ini mengajak para desainer muda untuk berani menunjukkan karyanya melalui kompetisi desain.

Kompetisi desain dibuka hingga tanggal 29 April 2012. Selain kompetisi desain, Nirmana Award juga menggelar roadshow sepanjang Februari hingga Maret di kampus-kampus, talkhsow, creative gathering, job fair, pameran karya, dan acara puncak Malam Anugerah pada tanggal 26 Mei 2012 di Jakarta.

Selengkapnya mengenai syarat dan ketentuan peserta dan rangkaian acara Nirmana Award dapat diperoleh di http://nirmanaaward.com. Selain itu ikuti juga informasi-informasi lainnya melalui akun Facebook Nirmana Award dan akun twitter @nirmanaaward.

KOMPAS.com

Posted in: Internet

#Tag : Internet

Twitalk, "Talkshow" via Twitter Pertama di Dunia

KOMPAS.com/Aditya Panji - Para pengasuh Twitalk. Albertus Eko, Pungkas Riandika dan Panca Ardiansyah (dari kiri ke kanan)

BANDUNG, KOMPAS.com - Berbincang di timeline Twitter sudah menjadi hal biasa. Namun, berbincang dengan seorang tokoh penting atau public figure secara langsung dengan memanfaatkan Twitter tentu menjadi hal yang unik.

Twitalk, bisa dibilang sebuah program wawancara langsung lewat Twitter pertama di dunia. Program ini digelar setiap hari Kamis jam 21.00 WIB.

Twitalk mengajak tokoh atau public figure untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan, dan masyarakat bisa menyimaknya dengan cara mem-follow @TwitalkID dengan hashtag #Twitalk.

Adalah Pungkas Riandika, yang punya ide kreatif memanfaatkan Twitter untuk wawancara. Awalnya, ia melempar ide ini ke teman-teman follower-nya, namun masih belum terbayang akan diberi nama program ini. Saran-saran pun bermasukan. Hingga akhirnya, dipilihlah nama Twitalk.

Episode Twitalk pertama kali digelar pada 21 April 2010. Triawan Munaf, ayah dari penyanyi Sherina Muhaf, menjadi narasumber pertama dalam program Twitalk.

"Saya ingin memanfaatkan Twitter untuk menghadirkan konten-konten positif," ungkap Pungkas ketika ditanya Kompas.com soal tujuan dibuatnya Twitalk.

Pria yang bekerja di industri periklanan ini telah membuat Twitalk sebagai program pertama di dunia yang memanfaatkan Twitter untuk wawancara. Ia mengurusi semua konten yang akan diperbincangkan di program Twitalk.

Hingga saat ini, Twitalk diasuh oleh Pungkas, Albertus Eko dan Panca Ardiansyah. Pungkas dan Alberto berdomisili di Yogyakarta, sedangkan Panca di Jakarta.

Menurut Albertus yang akrab disapa Berto, skenario Twitalk diatur satu hari sebelum program Twitalk digelar. Pada hari Rabu di setiap pekannya, pihak Twitalk akan menentukan siapa narasumber yang diwawancarai di Twitalk hari Kamis jam 21.00.

Nah, ketika wawancara Twitalk dimulai, para follower yang menyimak dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Pihak Twitalk akan memilih pertanyaan dari siapakah yang akan diajukan.

Setelah wawancara Twitalk selesai, maka transkrip wawancaranya akan ditaruh di situs resmi Twitalk, twitalk.co.id. "Di website itu, transkrip wawancara setiap episode Twitalk tersimpan dengan rapi," ujar Berto saat ditemui Kompas.com di acara GeekFest di Sasana Budaya Ganesha Bandung, Sabtu (31/3/2012).

Dengan menyimak timeline atau transkrip wawancara Twitalk, Pungkas berharap para pembacanya bisa mendapat pengetahuan dan cerita-cerita inspiratif.

Hingga saat ini, Twitalk telah mewawancarai 82 tokoh dan public figure tanah air dan memiliki 6700 follower.

Ke depannya, para pengasuh Twitalk berharap mereka bisa mendapat narasumber seorang tokoh internasional yang diwawancarai dengan bahasa Inggris.

KOMPAS.com

Posted in: Internet

#Tag : Internet

Google Indonesia Buka Lowongan Kerja

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN  - Tamu undangan membubuhkan tanda tangan di dinding saat peluncuran perwakilan Google Indonesia di Jakarta, Jumat (30/3). Google Indonesia memudahkan akses pencarian data di internet yang dilengkapi fitur, seperti peta, TrafficJakarta, pencarian suara, toko online, dan program bisnis lokal go online yang membantu promosi usaha kecil dan menengah.

KOMPAS.com - Setelah ditunjuk menjadi orang nomor satu Google Indonesia, hal pertama yang akan dilakukan Rudy Ramawy adalah menyelesaikan pembangunan kantor representatif Google Indonesia.

"Untuk kantor, sedang dalam pembangunan. Kami belum bisa publikasikan dimana tempatnya. Kira-kira diresmikan April 2012," ujar Rudy dalam jumpa pers di Gedung Cyber 2, Jakarta, Jumat (30/3/2012).

Sambil menunggu kantor tersebut selesai dibangun, Rudy akan melakukan perekrutan karyawan baru Google untuk ditempatkan di Jakarta.

Rudy tak menyebutkan secara detail soal perekrutan karyawan baru untuk Google Indonesia tersebut.

Namun, dari pantauan Kompas Tekno terdapat lima posisi yang ditawarkan untuk berkantor di Google Indonesia.

Kelima posisi itu disebutkan untuk divisi Advertising & Enterprise Sales, yaitu:

  • Account Manager
  • Agency Relationship Manager
  • Head of Agency Relations
  • Industry Manager, Travel/Finance
  • Online Campaign Manager
Informasi detail soal lowongan kerja di Google Indonesia tersebut dapat dilihat http://www.google.co.id/intl/en/jobs/index.html.

KOMPAS.com

Posted in: Bisnis,Internet

#Tag : Bisnis Internet