India Ingin Tingkatkan Investasi di Indonesia
Jurnas.com | INDIA berminat untuk meningkatkan investasinya di Indonesia, terutama investasi dalam pembangunan PLTU berbahan bakar batubara, manufaktur baja, dan juga smelter aluminium. Keinginan India tersebut diungkapkan Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Gurjit Singh saat bertemu dengan Wakil Presiden RI, Boediono, di kantor Wapres, Jakarta, Rabu (20/6). "Intinya, Dubes India ingin menyampaikan beberapa hal mengenai kerangka kerja yang akan dilakukannya nanti selama berada di Indonesia," kata Juru Bicara Wapres Yopie Hidayat, di kantor Wapres, Rabu (20/6).
Kepada Boediono, Gurjit juga menyampaikan tentang pentingnya dukungan finansial untuk proyek-proyek itu. "India membuka kemungkinan untuk memberikan dukungan penuh kepada para pengusaha yang berinvestasi di Indonesia itu, melalui pinjaman lunak atau skema yang lain. Beliau yakin, kalau tidak ada dukungan itu, susah. Tentu saja beliau juga melihat beberapa skema lain, seperti PPP (public private partnership) maupun foreign direct investment biasa," ucap dia.
Pada kesempatan itu, Wapres juga menceritakan bahwa perekonomian Indonesia dapat menjaga pertumbuhan karena memiliki pasar domestik yang besar. Menurut Wapres, ada potensi yang dapat dikembangkan dari sisi supply, yaitu menghilangkan hambatan dengan melakukan pembangunan infrastruktur.
Dengan melakukan pembangunan infrastruktur, Wapres yakin Indonesia dapat bertahan dari situasi perekonomian dunia yang sedang tidak menentu.
Gurjit menyerahkan credential letter kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Juni 2012. Sebelum di Indonesia, dia pernah menjadi Dubes India untuk Ethiopia, Djibouti, dan Perwakilan India di Uni Afrika.
♣ Jurnas.com
Posted in: Investasi
JBIC Siap Danai Proyek-proyek Geothermal di Indonesia
Jakarta - Japan Bank for International Cooperation (JBIC) berkomitmen mendanai proyek-proyek pembangkit listrik berbasis geothermal atau panas bumi di Indonesia. Antaralain lembaga keuangan Jepang itu mendukung pembiayaan PLTU Jawa Tengah 2x1000 MW yang sedang di tender.
"Mereka ingin masih terus mendukung kegiatan pembiayaan di Indonesia di berbagai proyek. Tentu saja Wapres menyambut baik dan menilai kerjamasa Pemerintah Indonesia dan JBIC yng selama ini berjalan baik," kata Jubir Wakil Presiden Yopie Hidayat usai acara Gubernur Japan Bank for International Cooperation (JBIC) Hiroshi Okuda bertemu Wapres Boediono di Istana Wakil Presiden, Jumat (22/6/2012)
Menurut Yopie, JBIC menegaskan bahwa Jepang mempunyai kondisi geopolitik, geografis yang mirip terutama dalam hal energi yakni merujuk pada geotermal.
"Di Jepang sekarang sedang ada gejala untuk menggeser sumber engergi yang ada, tidak bergantung lagi pada nuklir. Berusaha mengurangi. Sekarang sedang mengembangkan besar-besaran geothermal. tentu saja memiliki kepentingan sama dengan Indonesia," katanya.
Dalam kesempatan itu JBIC menyatakan siap mendukung dari sisi tenaga ahli dan keuangan dari dasar pengalaman mereka di Jepang. Pengembangan geothermal di Indonesia juga sedang digalakkan, misalnya dalam program 10.000 MW, setidaknya 4.000 MW dari geothermal.
"Jadi welcome jika JBIC memberikan dukungan proyek geotermal di Indonesia," katanya.(hen/dru)
♣ detik
Posted in: Energi,Investasi
Pertamina Beli Saham Perusahaan Minyak Venezuela
Ekspansi Pertamina

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Pertamina segera menjadi pemegang 32% saham perusahaan migas nasional Venezuela, Petrodelta SA.
Pertamina membeli seluruh saham Petrodelta yang dimiliki perusahaan migas Amerika Serikat, Harvest Natural Resources Inc. Kabarnya, nilai akuisisi ini mencapai US$ 725 juta atau hampir Rp 7 triliun (US$ 1=Rp 9.500).
Direktur Utama PT Pertamina, Karen Agustiawan, menyatakan sudah meneken perjanjian pembelian saham dengan Harvest Natural.
"Dengan akuisisi tersebut, Pertamina berharap bekerjasama lebih erat dengan Petróleos de Venezuela SA (PDVSA)," ujar Karen, Jumat (22/6).
PDVSA adalah perusahaan migas nasional Venezuela mitra Harvest dalam joint venture Petrodelta. PDVSA mengelola Petrodelta lewat anak usahanya, Corporación Venezolana del Petróleo SA (CVP), yang memiliki 60% saham Petrodelta. Satu mitra lainnya adalah Vinccler O&G Tech, perusahaan lokal Venezuela yang mengantongi 8% saham sisanya.
Akuisisi Pertamina akan efektif setelah kedua pihak memenuhi prasyarat. Yaitu, Pertamina dan Harvest mendapat persetujuan dari pemegang sahamnya dan juga dari pemerintah Venezuela.
Menurut Vice President Communication Pertamina, Mochamad Harun, nilai akuisisi ini bisa diketahui usai penutupan transaksi. "Paling lambat Januari 2013," ujarnya.
Menurut Bloomberg dan Reuters, Pertamina akan membayar US$ 725 juta secara tunai. Tapi, seorang sumber KONTAN menyebutkan, nilai akuisisi itu antara US$ 108 juta-US$ 115 juta.
Petrodelta adalah operator dan pemegang hak konsesi sejumlah blok migas dari pemerintah Venezuela hingga tahun 2027. Blok migas itu terdiri dari lapangan Uracoa, Bombal, Tucupita, El Salto, El Inseno dan Temblador. Total wilayahnya mencapai 1.000 km2.
♣ Tribunnews
Posted in: Bisnis,Investasi,Pertamina
Semen Gresik siapkan dana regional 400-500 juta dolar
Jakarta (ANTARA News) - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) tengah menyiapkan dana ekspansi untuk kawasan regional sekitar 400-500 juta dolar AS.
"Perseroan berencana masuk ke pasar internasional, negara kawasan yang dituju Vietnam dan Myanmar, investasinya sekitar 400-500 juta dolar AS," kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto usai rapat umum pemegang saham (RUPS) di Jakarta, Selasa.
Ia mengemukakan, sebesar 30 persen pendanaan investasi di kawasan regional berasal dari internal, dan sisanya dapat bersumber dari eksternal seperti pinjaman perbankan maupun obligasi.
Menurutnya, penerbitan global bond dapat dilakukan lantaran kebutuhan pendanaan disesuaikan dengan ekspansi di luar negeri.
Dalam proyek di Myanmar, lanjut dia, SMGR akan bekerja sama dengan badan usaha milik negara (BUMN) konstruksi Indonesia.
"Pada pelaksanaannya, kami akan bekerjasama dengan BUMN Indonesia, sedangkan investasinya perseroan cenderung melakukan joint venture dengan perusahaan lokal di Myanmar," kata dia.
Ia memaparkan, perseroan akan membangun basis produksi di Myanmar dengan kapasitas 600.000 ton hingga satu juta ton per tahun.
Sedangkan di Vietnam, lanjut dia, Semen Gresik berencana mengakuisisi pabrik semen yang sudah ada di negara itu.
Ia mengharapkan, kedua pabrik di luar negeri itu dapat beroperasi pada 2013. Saat ini perseroan masih mengkaji kedua pabrik itu.
"Myanmar masih dikaji, diperkirakan 2013 bisa dilakukan investasi. Di Vietnam akan mengakuisisi perusahaan lokal, jadi atau tidak jadinya akan ditentukan setelah dikaji, kalau sesuai 2013 akan mulai," kata dia.
Meski demikian, kata Dwi Soetjipto, pihaknya akan tetap fokus pada pasar domestik yang masih besar seiring dengan program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI).
"Dampak MP3EI berdampak paling besar terhadap permintaan semen di dalam negeri. Oleh karena itu, Semen Gresik juga telah menambah kapasitas produksi semen menjadi 26 juta ton," kata dia.
Semen Gresik, lanjut Dwi, juga akan membangun pabrik semen baru SGG-III di Sumatra dan SGG IV di Jawa berkapasitas masing-masing tiga juta ton. Pabrik tersebut akan selesai pada 2015 dan triwulan kedua 2016. Total investasi senilai Rp6,96 triliun.
Direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis PT Semen Gresik Tbk, Erizal Bakar mengatakan, permintaan semen dalam negeri masih tinggi ke depan meski perekonomian global belum pulih. Hingga Juni 2012, pertumbuhan industri semen sebesar 14-15 persen.
"Kami perkirakan pertumbuhan industri semen sebesar 14-15 persen pada 2012," kata dia.
Sementara dalam RUPS, Semen Gresik akan membagikan dividen sebanyak Rp1,96 triliun atau sebesar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2011 yang mencapai Rp3,93 triliun.
"RUPS Semen Gresik menyepakati pembagian dividen. Nilai dividen tahun buku 2011 setara dengan Rp331 per lembar saham," kata Direktur Utama SMGR Dwi Soetjipto.
Selain itu, RUPS juga menyetujui penetapan dana program kemitraan dan bina lingkungan 2012 sebesar satu persen atau Rp39,25 miliar untuk program kemitraan dan 0,5 persen atau Rp9,63 miliar untuk program bina lingkungan.(ANTARA)
♣ ANTARA News
Posted in: Ilmu Pengetahuan,Investasi
Haier Group Masuk Indonesia, Siapa Menyusul?
ADB memproyeksikan perekonomian Indonesia akan tetap bersinar.
Salah satu produk Haier, Haier Transparan TV
VIVAnews - Haier Group melalui anak perusahaannya, PT Haier Sales Indonesia, resmi memasuki pasar peralatan elektronik rumah tangga di Indonesia. Haier telah menyelesaikan proses transisi atas akuisisi terhadap seluruh divisi usaha white goods Sanyo Electric Co. Ltd.
Direktur Asia Pasifik Haier Group, Shi Zhiyuan, dalam awal keterangan tertulisnya, Sabtu 14 Juli 2012 mengatakan, proses akuisisi senilai US$100 juta atau setara Rp950 miliar itu merupakan bagian dari strategi pertumbuhan global yang dilakukan Haier.
"Akuisisi ini meliputi produk alat pendingin, mesin cuci serta peralatan rumah tangga elektrik lainnya di wilayah Asia Tenggara yaitu Jepang, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Indonesia," kata Zhiyuan dalam keterangan tertulisnya.
Termasuk dalam proses akuisisi ini adalah operasional dari Sanyo Electric, layanan pelanggan dan layanan purna jual di masing-masing negara. Di Indonesia, akuisisi ini menjadikan PT Sanyo Indonesia dan PT Sanyo Sales Indonesia menjadi bagian dari Haier Indonesia.
Perusahaan ini memiliki lebih dari 1.000 karyawan dan pusat produksi kulkas dengan kapasitas 600 ribu unit per tahun serta mesin cuci dengan kapasitas 150 ribu unit per tahun.
Haier Group adalah perusahaan asal China berbasis di Qingdao, Shandong, yang beroperasi sejak 28 tahun lalu. Saat ini, perusahaan menjadi pemegang pangsa pasar dunia, yaitu 7,8 persen untuk bidang white goods sejak 2009 dan 2011 mencatat pendapatan US$23,3 miliar.
Ramai-ramai Masuk Indonesia
Sebelum Haier, ada beberapa perusahaan yang telah melakukan hal tersebut, meski tidak persis sama. Perusahaan keuangan asal Singapura, DBS Group Holdings Ltd. misalnya, mengumumkan telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Fullerton Financial Holdings Pte Ltd (FFH, anak usaha Temasek Holding) untuk mengambilalih 100 persen saham FFH pada Asia Financial Indonesia Pte Ltd (AFI).
Melalui AFI, DBS akan menguasai 67,37 persen saham pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk (berkode saham BDMN) dengan nilai transaksi Rp45,2 triliun atau setara Sin$6,2 miliar.
Namun, hingga kini Bank Indonesia sampai saat ini belum bisa memberikan izin akusisi atau merger bagi investor yang ingin membeli bank di Indonesia. Alasannya, BI tengah menggodok aturan terkait kepemilikan saham mayoritas. Sebelum aturan terbit, BI menolak semua investor yang ingin membeli bank di Indonesia.
Perusahaan furnitur raksasa asal Swedia, Inter IKEA System BV juga akan masuk pasar Indonesia. IKEA menggandeng PT Hero Supermarket Tbk untuk pengembangan bisnis waralaba di Indonesia.
IKEA adalah perusahaan yang bergerak pada pengembangan mebel dan perabotan rumah tangga, serta waralaba internasional untuk penjualan eceran.
Dalam perjanjian yang ditandatangani 22 Maret 2012 itu disebutkan IKEA memberikan hak dan kewajiban kepada Hero untuk membuka dan mengoperasikan toko IKEA. Untuk setiap toko IKEA yang dibuka berdasarkan perjanjian pengembangan waralaba itu, Hero dipersyaratkan mengikuti sejumlah prosedur.
Di antaranya, mendapatkan izin dan persetujuan dari pemerintah untuk pengembangan serta pengoperasian dari setiap toko IKEA. Berdasarkan perjanjian itu, Hero diharuskan untuk mendirikan toko IKEA dalam jumlah yang sudah disepakati di lokasi tertentu.
Periode pengembangan toko IKEA tersebut dimulai sejak 2014 hingga 2021. Namun, perseroan tetap dimungkinkan untuk menambah jumlah toko IKEA yang akan dioperasikan atau didirikan setelah berakhirnya periode tersebut.
Di sektor otomotif, perusahaan India, Tata Nano, juga siap memasuki pasar mobil murah di Indonesia. Tata Nano LX didaftarkan di Kementerian Perindustrian oleh importir PT Java Motors, sebagai kendaraan penumpang 4x2, 624cc, sebanyak satu unit untuk keperluan uji tipe dengan nomor 632/IUBTT/TPT/3/2012.
Pada tahap awal, Tata Nano akan hadir dengan berstatus CBU (completely built-up), atau datang satu unit utuh diimpor dari India. Namun, jika respon di tanah air cukup positif, Tata Motors siapa membuka pabrik perakitan di Indonesia.
Tata Nano pertama kali diluncurkan pada 2008 di India. Mobil ini dijual seharga Rp23 juta. Dengan label mobil termurah sejagat, popularitas Nano terus meroket. Menurut pendiri Tata Motors, Nano dibuat untuk masyarakat yang menggunakan sepeda motor.
Meningkatnya perusahaan asing masuk Indonesia tentu tidak terlepas dari proyeksi kinclongnya perekonomian di Indonesia. seperti yang dilansir Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) dalam Asian Development Outlook Edisi Juli 2012.
Di tengah krisis global ADB justru memberikan apresiasi positif bagi negara-negara Asia Tenggara. Kawasan ini diprediksi tetap mengalami pertumbuhan ekonomi seiring masih tingginya konsumsi domestik dan rekonstruksi pasca banjir di Thailand. Perekonomian kawasan Asia Tenggara diyakini bakal tumbuh 5,2 persen pada 2012 dan 5,6 persen di 2013.
Perhatian khusus diberikan ADB pada perekonomian Indonesia. Negara kepulauan ini diyakini bakal bersinar kendati krisis ekonomi dunia tengah menghantam.
Naiknya penjualan ritel seiring bertambahnya konsumsi dalam negeri ditambah kuatnya kepercayaan konsumen, telah mendorong ekonomi Indonesia. Hal itu ditunjang dengan langkah pemerintah yang tetap mempertahankan kebijakan moneter yang lebih longgar serta stimulus fiskal.
© VIVA.co.id
Posted in: Investasi
China Serius Investasi di Jawa Barat
Duta Besar China untuk Indonesia, Liu Jianchao, berkunjung ke Gedung Sate untuk bertemu Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Jumat (20/7/2012).(Photo: KOMPAS/didit putra erlangga)
BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah China menyatakan keseriusannya dalam mengucurkan investasi ke Provinsi Jawa Barat untuk sektor infrastruktur maupun pertanian. Rencana investasi tersebut akan digulirkan pada tahun ini.
Hal tersebut diungkapkan Duta Besar China untuk Indonesia, Liu Jianchao, yang berkunjung ke Gedung Sate untuk bertemu dengan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Jumat (20/7/2012). Pertemuan berlangsung dalam waktu kurang dari satu jam dan menghasilkan kesepahaman tanpa menyebutkan nominal nilai kontrak.
"Salah satu yang diminati adalah proyek infrastruktur pembangunan jalan tol dari Bandung ke Cirebon sejauh 67 kilometer," kata Jianchao.
Selain infrastruktur, China juga tertarik untuk berkontribusi kepada proyek pembangunan pembangkit listrik. Begitu pula dengan sektor agribisnis yang bakal diikuti.
Menurut Heryawan, kedatangan Dubes China menunjukkan keseriusan dalam mengucurkan investasi ke Jabar. Untuk proyek pembangkit listrik, Jabar sendiri memiliki pembangkit di tiga lokasi yakni Cirebon, Indramayu, dan Sukabumi.
Sumber : Kompas
Posted in: Investasi
Perusahaan Perakit iPad Akan Bangun Pabrik di Bintan
| Logo Quanta Computer |
Pabrik di Bintan tersebut akan dijadikan basis produksi untuk memenuhi kebutuhan di pasar dalam negeri dan Asia Tenggara
Quanta Computer Inc., salah satu perusahaan Taiwan yang merakit iPad untuk Apple, berencana membangun pabrik di Indonesia, mengikuti langkah perusahaan senegara Foxconn Technology Group yang akan menanamkan investasi senilai US$ 5-10 miliar di Tanah Air.
“Quanta akan masuk ke Bintan, Kepulauan Riau. Kemarin gubernurnya datang untuk melapor dan sepertinya sudah ada pembicaraan yang cukup substantif antara kedua pihak,” kata Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di sela penandatanganan The Agreed Minutes of The 6th JC-ESTC and Second Protocol to Amend the MoU on Rice Trade antara Indonesia dan Vietnam di Jakarta, Selasa (18/9).
Menurut Gita, pabrik di Bintan tersebut akan dijadikan basis produksi untuk memenuhi kebutuhan di pasar dalam negeri dan Asia Tenggara. Quanta telah melakukan penjajakan pengadaan tanah untuk lokasi pembangunan pabrik tersebut.
Meski belum bersedia mengungkapkan jumlah investasi yang akan dikeluarkan Quanta, Gita mengatakan bahwa perusahaan asal Taiwan tersebut akan memulai investasi dengan nilai ratusan juta dolar Amerika Serikat (AS).
Gita mengatakan, Quanta kemungkinan akan memulai pembangunan pabrik tersebut pada tahun ini.
“Secepatnya, tahun ini mungkin bisa kalau dilihat dari sisi perizinan dan lainnya. Mereka bukan perusahaan kecil, potensi bisa sebesar Foxconn,” tambah dia.
Quanta merupakan perusahaan perakitan (original desain manufacturer) notebook terbesar di dunia yang berdiri pada 1988. Selain di Taiwan, perusahaan tersebut juga mendirikan pusat operasi di Asia, Amerika, dan Eropa untuk merakit sejumlah produk teknologi milik perusahaan terkemuka seperti Apple, Dell, HP, Sony, Sharp, Lenovo, dan masih banyak lagi.
Saat ini, Quanta mempekerjakan lebih dari 70 ribu tenaga kerja di seluruh dunia. Sepanjang 2011, Quanta berhasil membukukan pendapatan hingga 1,08 triliun Taiwan Dolar (Rp 349,52 triliun) dan dalam delapan bulan 2012, perusahaan tersebut telah mencapai penjualan 628,35 miliar Taiwan Dolar (Rp 203,56 triliun).
Dirjen Kerja Sama Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan Iman Pambagyo menambahkan, Quanta akan mempelajari ketentuan-ketentuan di Indonesia. Perusahaan tersebut juga akan melakukan studi seperti yang dilakukan Foxconn.
"Tapi studi yang dilakukan kemungkinan tidak dari nol. Itulah menariknya kalau ada industri besar seperti Foxconn masuk, karena akan diikuti oleh industri sejenisnya,” ungkap Iman.
Iman berpendapat, masuknya Foxconn ke Indonesia mampu menarik perhatian industri lainnya, termasuk yang sejenis maupun industri pendukungnya. “Jadi yang perlu kita lakukan adalah tidak hanya mempertahankan iklim investasi, tetapi mampu menunjukkan nilai yang baik bagi mereka sehingga mereka tertarik,” tambah dia.
( Berita Satu )
Posted in: Investasi,Komputer
Perusahaan Laptop Terbesar Dunia Siap Masuk Indonesia
"Mereka bilang akan masuk dan sedang melihat pasar Indonesia."
Quanta Computer, perusahaan asal Taiwan yang masuk dalam kategori produsen laptop terbesar di dunia dikabarkan akan berinvestasi di Indonesia dalam waktu dekat.
"Mereka bilang akan masuk dan sedang melihat pasar Indonesia," kata Menteri Perdagangan, Gita Wirjawan, di kantornya, Selasa 18 September 2012.
Gita mengungkapkan, informasi ini datang dari laporan gubernur Kepulauan Riau. Bahkan, investor tersebut telah melakukan pembicaraan yang cukup mendalam.
Dia memperkirakan, kepastian investasi tersebut akan jelas dalam beberapa bulan mendatang. Saat ini, terkait rencana investasi itu, belum ada laporan ke Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Namun, sudah ada pembicaraan mengenai penjajakan untuk pengadaan tanah," jelas Gita.
Menurut Gita, Quanta berencana membangun pabrik laptop di Indonesia dan kemungkinan besar dijadikan basis produksi untuk kawasan regional dengan kapasitas yang cukup besar.
Meski mengaku belum ada laporan yang masuk, dia memperkirakan nilai investasi yang akan masuk cukup besar, karena Quanta bukanlah perusahaan kecil. "Mungkin ratusan juta dolar," ujarnya.
Gita mengharapkan, nilai investasi yang ditanamkan oleh perusahaan yang mendapatkan urutan 12 dalam daftar World’s Most Admired Companies 2008 oleh Majalah Fortune di Indonesia itu, nilainya tidak jauh berbeda dari perkiraannya.
Ketika dikonfirmasi mengenai kapan Quanta resmi beroperasi, dirinya mengatakan belum tahu pasti. "Tapi, mungkin secepatnya tahun ini, kalau melihat dari sisi perizinan dan sebagainya,” ujarnya.
Imbas Investasi Foxconn
Investasi ini, menurut Gita, tidak lepas dari akan masuknya Foxconn ke Indonesia. “Biasanya, jika suatu perusahaan besar berinvestasi di suatu negara akan diikuti perusahaan besar lainnya ataupun perusahaan industri pendukung," ungkapnya.
Gita menganggap, kepastian Foxconn menanamkan modalnya merupakan salah satu faktor penarik perusahaan-perusahaan lain untuk datang berinvestasi di Indonesia.
Hingga saat ini, dia mengatakan, pihak Quanta masih melakukan studi mengenai kondisi yang ada di Indonesia. "Mungkin mereka meminta bahan dari Foxconn dan tidak mulai dari nol," tuturnya. (art)
© VIVA.co.id
Posted in: Investasi,Komputer
Produsen Sasis Jerman Incar Pasar Indonesia
Singapura - Produsen sasis kendaraan asal Jerman, ZF Friedrichshafen AG, menargetkan kenaikan angka penjualan di Indonesia. Menurut Ketua Dewan Direktur ZF, Alois Ludwig, pengembangan bisnis di Indonesia bakal memberi sumbangan signifikan untuk mencapai target penjualan Rp 247,6 triliun pada 2015.
"Dengan wilayah yang luas dan penduduk yang banyak, Indonesia menjadi pasar strategis kami," kata dia di sela-sela peringatan 25 tahun ZF Asia Pacific, kemarin.
Sepanjang 2011, Indonesia dan negara-negara di Asia memberi sumbangan 17 persen pada angka penjualan ZF secara global, yang mencapai 15,5 juta euro.
Ludwig mengatakan selain kantor perwakilan di Jakarta, ZF memiliki pabrik perakitan di Riau yang melayani kebutuhan sasis dan sistem kemudi kapal. Saat ditanya mengenai kemungkinan untuk mendirikan pabrik di Indonesia, ia mengatakan hal tersebut tergantung perkembangan industri otomotif nasional.
Di Indonesia, ZF sudah beroperasi selama sepuluh tahun. Perusahaan menyuplai sasis dan komponen kendaraan komersil seperti bus, truk, dan mobil tambang. Untuk kendaraan penumpang, ZF hanya memasok sasis merek premium seperti BMW, Audi dan Porsche.
General Manager ZF Indonesia, Cakra Wira Wiyata, mengatakan produk ZF yang relatif mahal sulit bersaing sasis buatan Jepang yang digunakan kendaraan non premium. Persaingan semakin sulit lantaran masyarakat membutuhkan mobil murah. "Meski harga produk kami lebih mahal, biaya perawatannya bisa lebih kecil,” katanya.
ZF berdiri pada 1915 di Friedrichshafen, kota kecil di selatan Jerman. Perusahaan ini awalnya dibangun untuk mengembangkan industri transmisi pesawat terbang. Pada 1919, ZF fokus pada pengembangan sasis dan sistem kemudi mobil. Produk yang dihasilkan ZF yakni transmisi dan sistem kemudi serta komponen dengan sistem poros lengkap dan modul. Di Indonesia, ZF lebih fokus pada pelayanan purna jual dan bekerja sama dengan perusahaan lokal antara lain Probesco, Chakra Jawara, dan Premium Technica Prima.
© Tempo.Co
Posted in: Ekonomi,Investasi
ADHI Naikkan Investasi Proyek Transportasi
Aksi Korporasi
Jakarta - Emiten konstruksi, PT Adhi Karya Tbk, menaikkan dana investasi pembangunan proyek Jakarta Link Transportation menjadi 3,9 triliun - 4 triliun rupiah. Nilai investasi ini melonjak 200 - 300 miliar rupiah lantaran sebelumnya perseroan menganggarkan dana investasi 3,7 miliar rupiah.
"Penambahan dana investasi itu disebabkan jalur Jakarta Link Transportation lebih panjang dan ada perubahan desain bangunan," kata Amrozi Hamidi, Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/9). Lanjut Amrozi, penambahan dana investasi bersumber dari pinjaman salah satu bank BUMD.
Soal desain, Amrozi menambahkan sebelumnya perseroan akan membangun Jakarta Link Transportation sepanjang 13 kilometer. "Kemudian menjadi 14,6 kilometer," papar dia. Pihak perseroan kini sedang mengerjakan perubahan desain sekaligus dalam pengajian engineering. "Selain itu, kami juga sedang melakukan revisi proposal dengan desain baru dan jalur yang lebih panjang," terang dia.
Amrozi mengungkapkan pada perinsipnya pihaknya dan beberapa BUMN lain sudah siap dan tinggal menghadap gubernur baru yang terpilih. "Kemungkinan kami menghadap pemerintah Provinsi DKI Jakarta pertengahan Oktober setelah pelantikan gubernur baru," ujar dia.
Kontrak Baru
Emiten berkode ADHI berhasil membukukan kontrak baru 6,9 triliun rupiah sepanjang periode Januari-Agustus 2012. Kontrak tersebut mencapai sekitar 51 persen dari incaran kontrak pada tahun ini yang 13,48 triliun rupiah. "Hingga Agustus ini, kami sudah mendapatkan kontrak baru senilai 6,9 triliun rupiah," ungkap dia, beberapa waktu lalu.
Amrozi menjelaskan pencapaian kontrak baru sampai Agustus kontribusi terbesarnya dari proyek pemerintah dan BUMN, sedangkan sisanya dikontibusikan oleh swasta. Lanjut Amrozi, dengan pencapain itu pihaknya belum akan melakukan revisi target. Karena perseroan akan melakukan kajian terlebih dahulu. "Kajian pencapain selama delapan bulan ini akan dilakukan pada minggu pertama bulan Oktober," terang dia.
Dari perolehan kontrak itu terdapat tiga proyek besar yang sudah dikantongi BUMN jasa konstruksi ini di bulan Agustus 2012, antara lain proyek lanjutan pembangunan Apron Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta senilai 759 miliar rupiah, proyek jalan perbatasan di Nanggroe Aceh Darussalam sebesar 140 miliar rupiah, dan proyek jalan tol yang menghubungkan Solo-Kertosono 5 miliar rupiah.
Proyek Adhi Karya dikontribusi dari sektor konstruksi dan EPC pembangkit listrik sebesar 87 persen dan 3 persen sisanya berasal dari proyek properti. Dia optimistis pihaknya mampu mencapai target yang telah dipatok perseroan hingga akhir tahun ini. Dengan waktu tersisa, perseroan harus mengejar perolehan kontrak baru 6,58 triliun rupiah. pas/E-7
( Koran Jakarta )
Posted in: Investasi,Transportasi
Pabrik KS-Nippon Rp 100 Miliar Dibangun
Seorang pekerja memeriksa produk Cold Rolled Coil di PT Krakatau Steel, Cilegon, Banten, 1 November 2010.
KS akan mensuplai bahan baku berupa gulungan baja minimal 20 persen dari total kebutuhan.
Perusahaan patungan PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dengan PT IndoJapan Steel Center (IJSC) telah memulai pembangunan pabrik baja berkapasitas terpasang 120 ribu ton baja per tahun hari ini.
Pabrik dengan investasi Rp 100 miliar ini ditargetkan tuntas delapan bulan ke depan, sehingga bisa beroperasi di Juni 2013.
“Ground breaking (peletakan batu pertama) di Kawasan Industri Mitra, Karawang Timur,” kata Direktur Utama PT Krakatau Steel (KS) Irvan Kamal Hakim di Jakarta, hari ini.
Dalam perusahaan patungan tersebut, porsi KS sebesar 20 persen, sedangkan mayoritasnya 80 persen dimiliki PT Nippon Steel Trading, anak usaha Nippon Steel Corporation. Sesuai porsinya, maksimal investasi KS atas pabrik ini mencapai sebesar Rp 20 miliar.
“Tujuan pendirian IJSC ini untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri otomotif di Tanah Air. Demand bahan baku ini naik dari tahun ke tahun,” kata Irvan.
Dengan adanya IJSC, KS memiliki outlet untuk menampung pasokan bajanya sehingga melengkapi mata rantai distribusi baja perseroan dari hulu ke hilir.
Dari total 120 ribu kapasitas terpasang, lanjut Irvan, KS akan mensuplai bahan baku berupa gulungan baja minimal 20 persen dari total kebutuhan.
“Dengan adanya pabrik baja ini akan mempertemukan kami dengan agen ATPM (Agen tunggal pemilik merk, menutup missing link rantai distribusi yang ada,” kata dia.
IJPC ini akan menampung baja dalam bentuk HRC (hot roll coil) dan CRC (cold roll coil) dari KS, dan mengubahnya menjadi bentuk lempengan di IJPC. Dengan proses di IJPC, dihasilkan lempengan bentuk lain, sesuai dengan kebutuhan ATPM.
Sementara KS selama ini, hanya melakukan proses iron making, steel making dan rolling. Tiga proses tersebut kemudian menghasilkan HRC dan CRC.
© Berita Satu
Posted in: Bisnis,Ilmu Pengetahuan,Investasi
Pengamat: Mengapa Investasi Kilang Asing Terhambat?
INDONESIA merupakan salah satu pasar energi yang cukup menggiurkan. Jumlah penduduk yang banyak, tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi, tertinggi setelah China membuat kehausan atas energi terus membesar. Investor asing berbondong-bondong datang untuk membangun kilang minyak, di antaranya Arab Saudi dan Iran. Sayangnya banyak dari mereka yang tidak jadi dan mengurungkan niat.
"Saya mendengar, Saudi Aramco pernah berkeinginan membangun kilang di Indonesia," kata Komaidi Notonegoro, Wakil Direktur Reformainer Institut, dalam sebuah diskusi di warung daun, Jakarta, Sabtu (15/9). Namun dia menyayangkan sampai sekarang niat perusahaan raksasa tersebut sampai sekarang tidak dapat direalisasikan.
Menurutnya, hal itu karena ketidakseriusan pemerintah dan DPR. "Usulan intensif bagi mereka masih terhambat di DPR," katanya. Padahal, kata dia, dengan memiliki banyak kilang, Indonesia dapat menghemat devisa mengimpor minyak jadi dari luar negeri dengan hanya mengimpor minyak mentah.
Dia menjelas, volume impor Indonesia saat ini telah mencapai kira-kira US$ 20 miliar. "Sekitar US$ 16 sampai US$ 18 miliar merupakan impor minyak jadi," katanya. Dia menjelaskan, kalau seandainya Indonesia mempunyai lebih banyak kilang lagi, maka, volume impor akan bisa ditekan dan defisit perdagangan Indonesia tidak sebesar yang sekarang ini.
Kata dia, dari kebutuhan 1,4 juta barel perhari, hanya 750.000 sampai 850.000 barel yang dapat diproduksi di dalam negeri. "Itupun tidak semua dipasarkan di sini," katanya. Akibatnya, sebagian besar harus diimpor pertamina. Padahal, penghematan yang didapat dari pengolahan sendiri minyak mentah, crude oil, menjadi minyak jadi dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan jumlah kuota BBM bersubsidi.
Djoko Siswanto, Direktur BBM BPH Migas menjelaskan salah satu rencana jangka panjang mereka dalam mengatasi kelangkaan BBM bersubsidi adalah pembangunan kilang. "Kami akan membangun kilang minyak," katanya. Selain itu, konversi pembiayaan minyak tanah ke premium bersubsidi serta pengawasan yang efektif juga perlu akan menjadi fokus.
( Jurnas )
Posted in: Energi,Investasi
BUMN Didorong Ambil Alih 7% Saham Divestasi Newmont
JAKARTA - Penguasaan sisa saham PT Newmont Nusa Tenggara sebesar 7 persen yang akan dilakukan pemerintah dikhawatirkan pupus. Hal itu disebabkan waktu pengambilalihan saham tinggal menghitung hari. Perpanjangan perjanjian jual-beli sahan (SPA) antara pemerintah dan Newmont akan berakhir pada 25 Oktober mendatang atau kurang dari dua pekan.
Direktur Eksekutif KATADATA, Metta Dharmasaputra, mengatakan sebelumnya Mahkamah Konstitusi pada 31 Juli lalu telah memutuskan bahwa rencana pembelian saham Newmont oleh Pusat Investasi Pemerintah (PIP) harus seizin DPR. Metta mengusulkan pemerintah perlu membuat langkah terobosan dengan menjajaki alternatif pembelian saham Newmont melalui badan usaha milik negara (BUMN).
Sayangnya, langkah alternatif ini tidak mudah dilakukan mengingat BUMN harus yang memiliki dana yang cukup dan mampu melakukan pembelian saham Newmont. "Kecuali sejumlah BUMN bergabung dan menyiapkan skema pendanaannya," kata dia kepada Koran Jakarta, Selasa (9/10).
Lanjut Metta, ada alternatif lainnya dengan mengedepankan BUMN lembaga keuangan bukan bank (LKBB) dalam pengembilalihan saham Newmont. "Dari empat BUMN LKBB yang dimiliki penuh pemerintah seperti Danareksa, Bahana, PPA, dan Pegadaian, yang memiliki peluang untuk melakukan pengambilalihan saham Newmont ini adalah Danareksa dan PPA," terang dia.[pas/E-7]
© Koran Jakarta
Posted in: BUMN,Investasi
Dahlan: BUMN Siap Beli Newmont
Keuangan BUMN, bahkan siap untuk merealisasikan hal tersebut.
| Dahlan: BUMN Siap Beli Newmont |
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyambut baik jika diberi amanat pemerintah untuk membeli divestasi saham PT Newmont Nusa Tenggara (NTT). Keuangan BUMN bahkan siap untuk merealisasikan hal tersebut.
"Saya sedang memikirkan usulan itu dan dari segi kemampuan BUMN, mampu. Dari segi kebaikan, rasanya BUMN juga baik membeli itu. Saya pikirkan dengan serius, usul itu sangat positif, daripada misalnya itu tidak diambil," kata Menteri BUMN, Dahlan Iskan, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2012.
Dia menjelaskan, idealnya hal tersebut dilakukan oleh perusahaan pelat merah yang bergerak di bidang keuangan. Sebab, saham yang akan dimiliki adalah saham minoritas.
"Sebaiknya begitu. Jadi, bukan Antam (PT Aneka Tambang Tbk) dan Timah. Pokoknya, bukan perusahaan BUMN pertambangan," katanya.
Meski tidak spesifik akan diamanatkan ke perusahaan pelat merah mana, Dahlan hanya menyebutkan beberapa yang dimungkinkan. Antara lain, PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI), PT Danareksa (persero), atau anak usaha perusahaan tersebut lainnya. (art)
© VIVA.co.id
Posted in: BUMN,Investasi,Tambang
US$ 6,7 Miliar Investasi Pertamina 2013
Jakarta � Investasi PT Pertamina (Persero) pada 2013 akan mencapai US$ 6,77 miliar atau sekitar Rp 64,32 triliun. Investasi itu digunakan untuk merealisasikan proyek-proyek utama perseroan guna meningkatkan dan memperkuat infrastruktur energi nasional.
Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Ali Mundakir, Kamis 20 Desember 2012 menyatakan, nilai investasi itu termasuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan 2013 yang telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham.
Dari total investasi itu, yakni sebesar US$ 3,1 miliar atau 46 persen, akan dialokasikan bagi bisnis di sektor hulu. Sedangkan proyek-proyek pengolahan mendapatkan alokasi US$ 638 juta, serta sektor pemasaran dan niaga sebesar US$ 546 juta.
Ditambahkan Ali Mundakir, sumber pertumbuhan baru Pertamina, yakni bisnis gas, mendapatkan alokasi investasi cukup signifikan, yaitu US$ 437 juta. Sementara sektor bisnis Pertamina lainnya senilai total US$ 2 miliar.
Pada tahun depan, proyek-proyek utama yang akan digulirkan Pertamina, antara lain, proyek enhanced oil recovery (EOR) di lapangan-lapangan yang telah dinyatakan proven dengan target tambahan produksi sebesar 110 ribu bph pada 2013.*
» itoday

Posted in: Investasi,Pertamina
Gita tegaskan Foxconn tak kabur dari Indonesia
Jakarta � Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan perusahaan pembuat iPad dan iPhone asal Taiwan, Foxconn Technology Group akan tetap berinvestasi di Indonesia. Meski sempat tertunda lantaran banyaknya ekspansi yang dilakukan Foxconn di berbagai negara, tapi perusahaan tersebut diyakini bakal menepati janji untuk menanamkan modal di dalam negeri.
"Foxconn masih tetap akan investasi di sini. Cuma akan ditunda sedikit, karena mereka juga masih melakukan corporate action baru mengakuisisi perusahaan di Jepang, Sharp, TV Panel, dan mereka juga masih melakukan konsolidasi di Tiongkok dan negara lainnya," ujar Gita yang ditemui di Gedung BEI, Rabu (2/1/).
Gita meyakini Foxconn akan mulai beroperasi di Indonesia tahun ini. Sebelum beroperasi, Foxconn akan memperjelas kerjasama dengan mitra lokal terlebih dahulu.
"Tapi mereka sudah mengonfirmasikan ke kepala BKPM, saya dan Menperin bahwa mereka akan menyelesaikan kemitraannya dengan mitra lokal yang mereka lagi diskusikan," tegasnya.
Mantan Kepala BKPM ini mengaku belum dapat memastikan waktu realisasi beroperasinya perusahaan tersebut. Seharusnya, Foxconn mulai beroperasi pada 25 Desember lalu, tetapi tertunda.
"Saya tidak mau ngomong bulan lagi, kapok. Karena mereka bilang kemarin bulan Desember tapi merekanya sendiri yang agak lelet, tapi mereka tidak akan cancel. Indonesia sudah ditargetkan menjadi pasar strategis bagi mereka," ujarnya.(mdk/noe)
• Merdeka

Posted in: Ilmu Pengetahuan,Investasi
Dahlan berambisi 'kuasai' Timor Leste
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan akan berkunjung ke Timor Leste pada 18 Januari 2013. Dalam kunjungannya nanti, Dahlan akan melihat dan menjajaki potensi bisnis yang bisa dikembangkan oleh perusahaan-perusahaan BUMN di negara yang pernah menjadi bagian dari wilayah Indonesia tersebut.
Dahlan berambisi 'menguasai' Timor Leste. Dia menyebut, salah satu potensi yang yang bisa dijajaki perusahaan pelat merah di sana adalah pengadaan listrik.
Dahlan akan mendorong perusahaan BUMN ekspansi ke Timor Leste. "Nanti saya ke sana melihat peluang bisnis yang bisa diambil BUMN. Apalagi BUMN akan bisa masuk ke Timor Leste secara besar besaran. Dan pengembangan listrik sangat bagus dilakukan di sana," ucap Dahlan di Kementerian BUMN, Kamis (3/1).
Pengembangan bisnis BUMN ini merupakan lanjutan pembangunan yang pernah dilakukan Indonesia di Timor Leste yang dahulu bernama Timor Timur. Selain pengadaan listrik, bisnis penyaluran minyak di Timor Leste juga dinilai memiliki prospek yang cukup cerah.
"Dulu kita bangun banyak, kita akan teruskan itu. Sehingga misalnya penyaluran minyak. Tapi kita akan berjuang di kelistrikan dulu. Nanti saya lihat ke sana dan kita ingin berperan secara ekonomi di Timor Leste," tegasnya.
Tidak sampai di situ, Dahlan bermimpi membangun pelabuhan dan perkebunan karena potensinya yang cukup menjanjikan. Namun, untuk berpartisipasi dalam pembangunan di Timor Leste, BUMN harus bersaing dengan negara lain dalam tender Internasional.
"Listrik, pelabuhan, perkebunan, sama penyaluran BBM nanti akan saya lihat. Kita juga bisa jual BBM ke sana dengan harga komersial. Pertamina juga sudah siap. Tapi kita harus bersaing dengan Portugal, Australia, Singapura," tutur Dahlan
Dahlan menyebut, salah satu perusahaan BUMN yang sudah menancapkan kuku di Timor Leste adalah Bank Mandiri. Bahkan, bank pelat merah tersebut sudah cukup sukses di Timor Leste. "Mandiri sudah terbesar di sana," tutupnya.(mdk/noe)
Dahlan pede Telkom akan kuasai telekomunikasi Timor Leste
Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan akan meresmikan gerai Telkom pertama di Timor Leste pada 18 Januari 2013. Pembukaan gerai ini disebut-sebut sebagai langkah Telkom untuk menguasai telekomunikasi di negara yang melepaskan diri dari Indonesia pada 1999 tersebut.
Dahlan mengakui langkah Telkom menguasai Timor Leste tidaklah mudah. Sebab, harus bersaing dalam tender kelas dunia.
"Telkom harus kuasai Timor Leste yang sekarang di kuasai oleh Portugal," ungkap Dahlan ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (3/1).
Gerai Telkom ini nantinya akan berbentuk anak usaha yang telah memperoleh izin dari pemerintah negara tersebut. Telkom akan mengembangkan telekomunikasi dalam berbagai bentuk wireless internet.
"Telkom harus all out, dan dalam kurun waktu waktu tertentu Telkom harus kuasai. Targetnya pokoknya Telkom menguasai telekomunikasi Timor Leste," tambahnya.
Dalam pengoperasiannya, Telkom akan menggandeng Bank Mandiri dalam hal penyimpanan keuangan. Mandiri, lanjut Dahlan, saat ini sudah menjadi salah satu bank terbesar di Timor Leste.
"Mandiri sudah terbesar di sana. Keuangan Telkom nanti dipegang sama Mandiri," tutup Dahlan.(mdk/noe)
• Merdeka

Posted in: Ilmu Pengetahuan,Investasi,Telkom
Korsel Bangun Pabrik Multimedia di Aceh
Banda Aceh | Perusahaan swasta asal Korea Selatan (Korsel), Utopia in Network (Uinnet) Co Ltd, akan membangun pabrik multimedia di Provinsi Aceh dengan investasi awal direncanakan senilai 500 miliar rupiah. "Aksinya akan segera kami lakukan. Saat ini, kami sedang menunggu realisasi lahan seluas 100 hektare dari Pemerintah Aceh," kata Presiden Direktur UINNET Korea, Heung-Ho Kim, di Banda Aceh, Rabu (2/1).
Disebutkan, surat perjanjian kerja sama pembangunan pabrik multimedia yang diharapkan lahannya bisa disiapkan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar itu telah ditandatangani oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah. "Kami telah memaparkan manfaat kehadiran industri multimedia bagi pembangunan Aceh di hadapan para bupati dan wali kota serta pimpinan legislatif se-Aceh beberapa waktu lalu," kata dia menambahkan.
Disebutkan, berbagai persyaratan investasi yang diharuskan oleh Pemerintah Aceh telah dipenuhi dan diharapkan upaya pengadaan lahan juga bisa terpenuhi dalam waktu yang tidak lama. "Kami telah memenuhi berbagai persyaratan yang ditentukan. Kami juga berharap pemerintah bisa merealisasikan lahan seluas 100 hektare sebagai lokasi membangun industri multimedia tersebut," kata dia menambahkan.
Keinginan investasi di Aceh, Heung-Ho Kim menjelaskan bahwa berdasarkan pertimbangan untuk mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian Aceh pada masa mendatang. Untuk itu, kata dia, Pemerintah Aceh perlu membangun suatu jaringan multimedia yang andal, baik berkabel maupun nirkabel, serta pengembangan kawasan industri informasi berteknologi tinggi.
"Dalam perjanjian itu, para pihak sepakat mendirikan perusahaan pelaksana yang merupakan suatu perusahaan 'joint venture company' sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia," kata Heung-Ho Kim. "Proyek tersebut merupakan "pilot project joint venture company" yang diharapkan dapat segera dilaksanakan pada tahun 2013," kata dia menambahkan. Ant/E-10
gobizkorea.com
© Koran Jakarta

Posted in: Bisnis,Investasi
Indonesia Tawarkan Blok Migas kepada Investor Rusia
Jakarta - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menawarkan 23 blok baru minyak dan gas (migas) kepada investor-investor Rusia. Penawaran tersebut dilakukan dalam Russian Oil & Gas Conference & Exhibition di Moskow, 16-18 Oktober 2012.
Menurut Dwi Adi Nugroho dari Direktorat Pembinaan Usaha Hulu Ditjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, dalam siaran pers Jumat (19/10/2012), keikutsertaan Kementerian ESDM dalam pameran tersebut untuk memberikan informasi tentang peluang investasi eksplorasi dan produksi migas di Indonesia serta menjaring investor industri perminyakan dari luar negeri, khususnya Rusia.
Pemerintah Indonesia menampilkan 23 blok baru migas yang ditawarkan melalui lelang tahap II tahun 2012 dengan periode Oktober 2012-Februari 2013. "Blok-blok yang ditawarkan memiliki terms & conditions yang cukup menarik dengan skema Production Sharing Contract (PSC)," kata Dwi Adi Nugroho.
Lokasi blok-blok migas baru tersebut tersebar di onshore dan offshore Sumatera, onshore Kalimantan, Selat Makassar, Laut Jawa, perairan Nusa Tenggara Timur, perairan Natuna, dan Papua.
Beberapa diantaranya seperti Blok West Asri, Merangin III, Bimasakti, Central Mahakam, Sangau, Menduwai, Kahayan, North East Sepanjang, Offshore North X-Ray, Seringapatam I dan II, West Tuna, Wanapiri dan West Misool.
© Kompas
Posted in: Investasi,Tambang
RI-Inggris Sepakat Perkuat Kemitraan
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono berpose bersama Ratu Elizabeth dan PangeranPhilip sebelum mendapat gelar Knight Grand Cross in the Order of the Bath di Istana Buckingham, London, Rabu (31/10) waktu setempat. Dalam kunjungan kenegaraan itu, Presiden juga membahas penguatan kerja sama dengan Inggris.
London – Pemerintah Inggris memuji transformasi demokrasi dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam kaitan itu, Inggris merasa perlu memperkuat dan mengembangkan kemitraan dengan RI di berbagai bidang.
Dalam jamuan santap malam kenegaraan di Istana Buckingham, London, Inggris, Rabu (31/10) waktu setempat, Ratu Elizabeth II yang menerima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengemukakan, kunjungan kenegaraan SBY memiliki arti penting dalam peningkatan kerja sama antar kedua negara.
”Kunjungan Anda merupakan peluang bagi kita untuk mengembangkan kerja sama di semua aspek. Mulai dari perdagangan, invetasi, hingga perubahan iklim dan pendidikan. Kemitraan antara Inggris dengan Indonesia akan terus berkembang,” ujar ratu yang sudah 60 tahun berkuasa tersebut. Merespons pernyataan itu, Presiden SBY menyampaikan Indonesia siap membawa hubungan kerja sama bilateral dengan Inggris ke level lebih tinggi. Hal ini mengingat besarnya manfaat yang akan diperoleh bagi masyarakat kedua negara.
”Indonesia senantiasa siap untuk menjalin kerja sama dengan Inggris. Kerjasama yang tentunya saling menguntungkan, baik bagi kedua negara maupun bagi dunia,” kata dia. Komitmen Presiden ini langsung ditindak lanjuti dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam bidang kreatif oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dengan Menteri Kebudayaan, Komunikasi, dan Industri Kreatif Inggris Ed Vaizey, disaksikan Presiden SBY dan Perdana Menteri Inggris David Cameron.
”Kita berharap akan ada pertukaran pengetahuan dan pengalaman yang lebih mendalam dan intensif dengan pemerintah Inggris, untuk bersama-sama memajukan ekonomi kreatif,” kata Mari. Dalam kerja sama ini nantinya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan The British Council akan menyusun kelompok kerja. Kelompok ini bertugas merancang program dan aktivitas terkait pembelajaran di bidang kebijakan, kerja sama konkret, dan memfasilitasi antar pelaku.
Kemenparekraf juga akan menindaklanjuti dengan mengunjungi beberapa perusahaan dan berbagai dewan dalam bidang film, musik, mode, dan desain. Dalam kunjungannya ke Inggris, Presiden SBY dianugerahi Knight Grand Cross in the Order of the Batholeh Ratu Elizabeth II dalam jamuan makan siang di Blue Drawing Room, Istana Buckingham. Penghargaan berupa selempang dan bintang tersebut, atas keberhasilan SBY dalam memimpin Indonesia. Di matanya, sejak SBY berkuasa pada 2004, Indonesia mengalami transformasi luar biasa.
Penghargaan tertinggi dari Order of The Bath itu juga pernah diberikan kepada pemimpin negara lainnya, termasuk Ronald Reagan (Presiden Amerika Serikat 1981–1989) dan Presiden Turki Abdullah Gul. Kedatangan SBY di Inggris mendapat sambutan megah. Ratu Elizabeth II serta suaminya, Pangeran Philip, menerima Presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di paviliun berkarpet merah di Horse Guards Parade, tanah parade besar di pusat Kota London.
Diiringi 41 tembakan, Indonesia Raya pun dikumandangkan. Kepala Negara juga menyempatkan berkunjung ke markas Arsenal di London. Dalam kunjungan tersebut terungkap Arsenal akan mengunjungi Indonesia pada 2013. Pada Official website Arsenal, www.arsenal. com disebutkan kedatangan Arsenal nanti akan menggandeng RCTI dan Pro Event.[ant/susi susanti]
© Sindo
Posted in: Bisnis,Investasi,Kerjasama